Kisah Bripka Anton Sugiyanto, SH, MH yang Menginspirasi

Raih 13 Penghargaan, Anggota Bhabinkamtibmas Sekaligus Guru

  • 30-10-2019 / 23:41 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Raih 13 Penghargaan, Anggota Bhabinkamtibmas Sekaligus Guru RAIH PENGHARGAAN: Bripka Anton Sugiyanto, SH, MH, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Dampit, ketika menerima penghargaan dari Direktur Eksekutif Lemkapi, Dr. Edi Saputra Hasibuan, SH, MH.

Malangpostonline.com - Masyarakat mengenal Anton Sugiyanto, SH, MH, adalah anggota Bhabinkamtibmas Polsek Dampit. Namun di sisi lain, ternyata polisi berpangkat Bripka ini, juga seorang pengajar. Dia guru di MTs Pondok Pesantren (Ponpes) Nasrudin Dampit.

Sudah setahun ini, Anton menjadi seorang tenaga pendidik. Di Madrasah Tsanawiyah tersebut, pria kelahiran 9 April 1982 ini, mengajar pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) untuk kelas VIII.

"Saya mengajak hanya tiga hari, yakni setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis. Itupun hanya mengambil dua jam sebelum berangkat dinas. Mulai pukul 07.00 - 09.00," ungkap Anton Sugiyanto.

Menjadi seorang pengajar, menurut Kanit Binmas Polsek Dampit ini, menjadi sebuah kebanggaan. Karena dia bisa menularkan ilmu kepada para generasi muda bangsa. Tidak mengganggu profesinya sebagai seorang anggota Polri.

Apalagi, niatan tulus dan ikhlas dengan menjadi guru tersebut, juga sudah ada persetujuan pimpinan. "Sama sekali tidak menghalangi pekerjaan utama sebagai polisi. Ketika ada kegiatan tugas sebagai anggota Polri, pasti yang saya utamakan karena kewajiban sebagai polisi," jelas pria berpenampilan kalem ini.

Dikatakannya, dia menjadi pengajar di MTs Ponpes Nasrudin, karena sebelumnya mendapat tawaran. Anton menerima tawaran itu, karena tujuannya hanya ingin mencerdaskan anak bangsa, sekaligus menyelamatkan generasi muda bangsa.

"Saya ingin generasi muda bangsa, menjadi generasi yang disiplin. Dalam setiap memberikan materi pelajaran, saya juga tidak lupa menyampaikan soal Kamtibmas, serta bahaya dan dampak dari bahaya narkoba," urainya.

Anton adalah kelahiran Banyuwangi. Saat ini, dia tinggal di Kecamatan Dampit. Anton menjadi anggota Polri sejak tahun 2002 lalu. Pertama kali tugas di Polsek Ampelgading.

Setelah empat tahun berdinas di wilayah Kabupaten Malang paling timur, Anton pindah di Polsek Dampit. Awal kariernya adalah sebagai anggota Reskrim, sekaligus merangkap Bhabinkamtibmas Kelurahan Dampit.

Selama berdinas di Polsek Dampit, menjadi anggota Bhabinkamtibmas sampai sekarang ini, sudah banyak penghargaan yang diperolehnya. Total sudah menerima 13 penghargaan yang didapat sejak tahun 2007 lalu.

"Penghargaan pertama, saat itu dari Kapolres Malang. Karena saya berhasil mengungkap kasus curanmor," ujar lulusan S2 Magister Hukum Unisma Malang ini.

Dari penghargaan pertama tersebut, kemudian memotivasinya untuk terus menjadi polisi yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Alhasil, penghargaan yang didapatnya pun terus mengalir.

Mulai penghargaan dari Kapolres Malang, Kapolda Jatim, atau penghargaan tingkat Kabupaten Malang, Jawa Timur hingga penghargaan dari pusat. Di antaranya adalah Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang dan Kementerian Agama.

Penghargaan dari NU, karena Bripka Anton, aktif di setiap majelis taklim dengan memberikan imbauan tentang dampak dan bahaya narkoba. Termasuk juga aktif memberikan tausiyah agama, dengan menyampaikan Kamtibmas serta moral sosial di masyarakat.

"Saya juga pernah mendapat penghargaan dari PGRI, karena sebagai pelopor dan motivator pencegahan narkoba di kalangan pelajar," ucapnya.

Termasuk juga mendapat penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) pada tahun 2018. Terbaru pada Senin (28/10) lalu, mendapat penghargaan dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi).

Penghargaan diberikan, karena upaya dan dedikasi yang tinggi dalam membina generasi muda di wilayah Kabupaten Malang. Para pemuda dibina untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan pencegahan terjadinya tindak pidana, melalui pendekatan religi.

Dengan penghargaan tersebut, Direktur Eksekutif Lemkapi, Dr. Edi Saputra Hasibuan, SH, MH, meminta Bhabinkamtibmas bisa mencontoh sosok Bripka Anton. Karena Bhabinkamtibmas adalah pelopor Polri yang selalu ada di tengah masyarakat.

"Polri akan semakin dipercaya oleh masyarakat, ketika Bhabinkamtibmas bisa menjalankan tugasnya dengan baik di masyarakat," kata Direktur Eksekutif Lemkapi, Dr. Edi Saputra Hasibuan, SH, MH, pada saat itu.

Sementara, bagi Bripka Anton, penghargaan dari Lemkapi tersebut, akan menjadikan semakin dan pelecut untuk bisa berbuat lagi pada masyarakat. Bagaimana dia bisa terus bermanfaat untuk masyarakat.

Selain sejumlah penghargaan tersebut, bapak tiga anak ini, juga menjadi pelapor terbentuknya komunitas Pelajar Dampit Peduli (PDP). Dimana komunitas yang anggotanya adalah para pelajar di Kecamatan Dampit ini, memiliki kepedulian sosial yang tinggi dengan masyarakat di sekitarnya.

"Sudah beberapa kali PDP melakukan aksi peduli. Salah satunya memberikan bantuan pada saat terjadi musibah di wilayah Kota Batu beberapa waktu lalu," pungkasnya.(Agung Priyo/ary/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU