Diprediksi Membeludak Jelang Penutupan Pendaftaran

Minim Pelamar CPNS Pemkab Malang

  • 13-11-2019 / 06:46 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Minim Pelamar CPNS Pemkab Malang

Malangpostonline.com - Hari kedua pendaftaran CPNS di Pemkab Malang, Selasa (12/11) kemarin masih sepi peminat. Secara nasional, pelamar terbanyak ternyata untuk sementara bukan dari formasi guru. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan  Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah SH, M.Hum mengatakan pihaknya terus memantau pendaftaran.

"Sampai saat ini (Selasa sore, red), belum ada satupun yang mendaftar CPNS di Kabupaten Malang," ujar Nurman. Pihaknya mengetahui hal itu setelah cek pilihan wilayah pendaftaran, ternyata untuk Pemkab Malang belum ada calon CPNS yang mendaftar.  

Nurman memprediksi, pendaftar akan membeludak di sscn.bkn.go.id  jelang pendaftaran ditutup pada 24 November 2019.

"Kalau sekarang belum ada yang mendaftar, biasa saja. Pada pendaftaran sebelumnya juga sama. Biasanya akan membeludak menjelang ditutup," tuturnya.

Meski demikian, lanjut Nurman, selama dua hari ini, ada banyak masyarakat yang datang ke kantor BKPSDM. Sekalipun hanya sekadar menanyakan proses serta persyaratan pendaftaran CPNS.

Selain itu, calon pelamar juga masih banyak yang mengurus kelengkapan persyaratan. Salah satunya seperti membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian).

Dikatakan Nurman, pendaftaran CPNS ini melalui online. Masyarakat yang ingin mendaftar bisa melalui http://sscn.bkn.go.id. Sedangkan pelaksanaan tes  masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

"Pastinya selama dua hari ini, tidak ada persoalan apa-apa. Karena proses pendaftaran CPNS kali ini cukup jelas. Hal ini, lantaran ada penyempurnaan program dari dari tahun sebelumnya. Seperti  syarat-syarat serta kualifikasi pendidikan juga sudah dipermudah," terang Nurman.

Lantas bagaimana dengan tempat lokasi tes CPNS? Nurman mengaku secara teknis masih belum tahu, karena kemungkinan baru dilaksanakan Februari 2020. Tetapi sejauh ini, BKPSDM Kabupaten Malang sudah mengajukan supaya pelaksanaan tes, bisa dilakukan di lantai II kantor BKPSDM.

Untuk diketahui, formasi atau lowongan CPNS Pemkab Malang tahun 2019 ini, sebanyak 527 lowongan. Yakni 520 formasi umum dan 7 formasi khusus (Disabilitas). Rinciannya, 254 merupakan tenaga pendidikan, 102 tenaga kesehatan dan 171 tenaga teknis.

Ketentuan usia peserta sesuai aturan, maksimal 35 tahun, untuk semua formasi. Kecuali formasi dokter spesialis, usianya maksimal 40 tahun.

 

Pembuatan SKCK Meningkat

Sementara, terkait dengan pendaftaran CPNS tersebut, jumlah pemohon SKCK di Polres Malang meningkat. Dalam sehari bisa mencapai 200 orang. Padahal biasanya hanya sekitar 90 orang saja.

Melihat kondisi tersebut, Kasat Intelkam Polres Malang, AKP Muhammad Syuhada, mengatakan,  waktu pelayanan SKCK akhirnya ditambah. Jika biasanya waktu pelayanan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB, saat ini ditambah hingga pukul 16.00 WIB.

Polres Malang juga berusaha semaksimal mungkin dalam pelayanan SKCK agar pemohon tidak menunggu lama. "Untuk memudahkan pemohon, Polres Malang juga menyediakan layanan secara online. Pemohon dapat mengakses layanan SKCK online melalui laman resmalangskck.com," terang Syuhada.

Pada laman tersebut diterangkan mengenai persyaratan apa saja yang dibutuhkan pemohon untuk mendapatkan SKCK. Biaya penerbitan SKCK pun tidak berubah, tetap Rp 30 ribu sesuai PP nomor 60 tahun 2016.

 

Kota Belum Dapat Verifikasi Data

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang belum menerima satu pun berkas atau input data pendaftaran CPNS 2019, kemarin. Usai dibuka pada 11 November lalu, data pendaftar masih nihil.

Kepala BKD Kota Malang Dra. Anita Sukmawati, melalui Kabag Humas Pemkot Malang M Nur Widianto menyatakan hingga kemarin sore, BKD Kota Malang belum mendapatkan verifikasi data tersebut. Meski begitu seharusnya sudah ada yang masuk.

“Berkas langsung masuk ke sistem SSCN. Tapi tadi infonya belum bisa diverifikasi data yang masuk. Aplikasi SSCN belum siap,”jelasnya. Diakui pihak BKD Kota Malang, lanjut Widianto, aplikasi SSCN bisa diakses. 

Diprediksi adanya kondisi bottleneck  dimana banyak warga mengakses situs pendaftaran CPNS dari dari berbagai wilayah di Indonesia. Seluruh data  masuk pada jam yang sama ke dalam situs pendaftaran sehingga mengakibatkan sistem berjalan lambat.

Meski begitu diyakin bahwa hal ini bukan terjadi karena sistem BKD Kota Malang. Pasalnya beberapa laporan daerah lain juga menyataakan hal yang sama. Dijelaskan warga bisa mendaftarkan diri hanya saja, tim daerah belum bisa mendapatkan input data tersebut.

Widianto menjelaskan input data hingga kemarin sore belum terdeteksi pada sistem di daerah. Karena memang semua input data terlebih dulu masuk ke sistem pusat baru dialirkan ke daerah.

“Datanya berbarengan masuk dari seluruh Indonesia jadi menumpuk. Diharapkan besok sudah lancar data sudah bisa dilihat,” jelasnya.

 

Pelamar Terbanyak Sementara Penjaga Tahanan

Sementara itu jumlah pelamar di hari kedua pendaftaran CPNS 2019  kemarin mencapai 9.103 orang. Mereka sudah melakukan submit pada portal SSCN hingga Selasa (12/11) pukul 16.40 WIB. Data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 12 November pukul 14.59 WIB, terlihat formasi apa saja yang paling banyak diminati pelamar.

Justru untuk formasi guru, pada hari kedua ini peminatnya belum membeludak. Baik itu untuk jabatan guru kelas, guru agama Islam, dan guru bahasa Inggris. "Ada 10 top formasi yang diminati pelamar hingga hari kedua ini," kata Plt Karo Humas BKN Paryono di Jakarta, Selasa (12/11).

Formasi CPNS 2019 yang disiapkan sebanyak 196.685. Formasi itu tersebar di 530 instansi pusat dan daerah yang melakukan rekrutmen CPNS. Terdiri dari 68 instansi pusat dengan 37.435 formasi. Kemudian 462 instansi daerah dengan formasi 159.250. Jadi total formasi yang akan diperebutkan pelamar sebanyak 196.685.

"Kalau melihat data total pelamar registrasi CPNS yang sudah submit pada portal SSCN hingga pukul 16.40 WIB sebanyak 9.103 orang. Kenapa SSCN, karena ketika buka portal SSCASN, refer-nya juga ke portal SSCN. SSCN ini khusus CPNS," ucapnya.

Terdapat sejumlah formasi terbanyak yang dilamar hingga hari kedua pendaftaran CPNS 2019.  Peringkat pertama yakni penjaga tahanan (pria) sebanyak 1.051 pelamar. Di peringkat kedua  pelaksana/pemula-pemeriksa keimigrasian (pria) sebanyak 426 orang. Sedangkan penjaga tahanan (wanita) terdapat  378 orang pelamar. (agp/ica/jpg/van/Malangpostonline.com)

Editor : van
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU