Dinas Perikanan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan pada Nelayan

  • 13-11-2019 / 21:18 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Dinas Perikanan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan pada Nelayan BPJS: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Ir  Endang Retnowati menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Mohammad Fadil pelaku usaha pengelolaan ikan.

Malangpostonline.com - Dinas Perikanan Kabupaten Malang akan melakukan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan di Pantai Sendang Biru. Rencananya sosialisasi digelar pada Jumat (15/11) mendatang. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Ir Endang Retnowati mengatakan, sosialisasi itu merupakan program BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Dinas Perikananan, Kabupaten Malang. 

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan banyak nelayan yang ikut dalam program BPJS Ketenagakerjaan. ”Ini merupakan program BPJS Ketenagakerjaan, kami hanya membantu saja. Tapi yang jelas melalui sosialisasi tersebut, banyak nelayan yang ikut BPJS Ketenagakerjaan,’’ katanya. 

Atik, begitu Endang Retnowati akrab dipanggil memang menyarankan nelayan ikut atau menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Alasannya, karena nelayan memiliki pekerjaan dengan tingkat risiko sangat tinggi. ”Kita memang tidak pernah meminta terjadi kecelakaan kerja. Namun, kita tidak tahu, karena musibah kadang datang secara tiba-tiba. Apalagi nelayan, risiko terjadi kecelakaan kerja sangat tinggi,’’ ungkapnya.

Dengan ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Atik menyebutkan, nelayan tidak perlu bingung lagi soal biaya perawatan. Karena biaya perawatan semuanya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. ”Nelayan umumnya memiliki pendapatan pas-pasan. Saat terjadi kecelakaan keluarganya akan pontang-panting mencari biaya untuk membayar biaya rumah sakit. Saat ikut BPJS Ketenagakerjaan, keluarga tidak perlu bingung lagi. Karena semua biayanya akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,’’ ujarnya.

Terlebih menurut Atik, premi membayar BPJS Ketenagakerjaan sangat terjangkau, sehingga dia yakin tidak akan memberatkan. Atik menyebutkan, meskipun memiliki tingkat risiko lebih tinggi, tidak banyak nelayan di Kabupaten Malang yang ikut program BPJS Ketenagakerjaan ataupun sejenisnya. Terkait hal itu, dinas tidak bisa berbuat banyak. Karena pilihan ikut atau tidak diserahkan kepada nelayan. ”Kami hanya memfasilitasi saja. Selanjutnya diserahkan kepada nelayan. Mereka ikut monggo, tidak pun kami tidak memaksa,’’ tambahnya.

Sebelumnya, pihaknya juga dilibatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha pengelolaan ikan. Sosialisasi ini diikuti oleh 100 peserta. Saat sosialisasi pihaknya juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta yang sudah terdaftar. ”Besok (Jumat) kami menyerahkan kartu kepada nelayan yang sudah ikut menjadi peserta,’’ tuturnya. (ira/udi/Malangpostonline.com)

Editor : udi
Uploader : irawan
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU