Pendaftaran Panwascam Dibuka Mulai 27 November

  • 19-11-2019 / 17:26 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Pendaftaran Panwascam Dibuka Mulai 27 November George da Silva, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang.

Malangpostonline.com - Tahapan Pilkada tahun 2020 sudah mulai. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang, akan membuka pendaftaran panitia pengawas kecamatan (Panwascam). Pendaftaran dimulai tanggal 27 November sampai 5 Desember.

"Setiap kecamatan, kami membutuhkan tiga orang anggota Panwascam. Sehingga total ada 99 Panwascam," ujar Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva.

Menurutnya, tiga orang Panwascam setiap kecamatan tersebut, beras dari pihak swasta. Satu orang nantinya sebagai ketua, dan dua lainnya sebagai anggota.

Selain tiga orang Panwascam dari pihak swasta, juga ada dua orang dari ASN kecamatan harus masuk dalam pokja kecamatan. "Dua ASN tersebut menjadi sekretaris serta bendahara. Sedangkan tiga pihak swasta sebagai pendukung," tuturnya.

Dikatakannya, tugas dari Panwascam ini nantinya akan mengawasi jalannya proses Pilkada di wilayahnya masing-masing. Perekrutan anggota Panwascam tersebut, berdasarkan Peraturan Bawaslu nomor 19 tahun 2017.

"Setidaknya setiap kecamatan nantinya, tidak kurang dari 10 orang yang mendaftar. Sehingga setelah berkas diterima, baru akan dilakukan seleksi," jelasnya.

Pembukaan pendaftaran Panwascam ini, lanjutnya sudah disosialisasikan di setiap kecamatan. Termasuk memasak brosur pendaftaran di kecamatan. Peserta yang mendaftar sebagai Panwascam, akan dilakukan tes dengan menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) dari Bawaslu Pusat.

"Syarat untuk menjadi anggota Panwascam, berusia paling rendah 25 tahun. Tidak boleh terikat Parpol selama 5 tahun ke belakang. Termasuk mencantumkan SKCK, surat bebas narkoba dan keterangan sehat," terang George.

Anggota Panwascam yang terpilih, akan menjalankan tugas selama 10 bulan sampai Oktober 2020, atau sebulan setelah Pilkada selesai. Itupun, kalau tidak ada pemungutan suara ulang (PSU). Mereka nantinya juga akan diberikan pelatihan oleh Bawaslu Kabupaten Malang, pada 22 Desember 2019.

Untuk honornya, Ketua Panwascam akan mendapat gaji sebesar Rp 2,2 juta per-bulan. Sedangkan anggota mendapat Rp 1,9 juta. Sedangkan untuk pengawas desa, mendapat honor sebesar Rp 1,5 juta.
"Selain itu, mereka (anggota Panwascam dan pengawas desa, serta pengawas TPS, red) juga akan didaftarkan asuransi kecelakaan serta kematian," paparnya. (agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU