Revolusi Industri 4.0 Menjadi Tantangan FLLAJ Untuk Tingkatkan Pelayanan

  • 20-11-2019 / 17:42 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Revolusi Industri 4.0 Menjadi Tantangan FLLAJ Untuk Tingkatkan Pelayanan Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, dalam kegiatan sosialisasi FLLAJ, pada era revolusi industri 4.0.

Malangpostonline.com - Era revolusi industri 4.0, menjadi tantangan bagi Forul Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ). Karena dituntut dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, saat membuka sosialisasi FLLAJ di aula Bojana Puri Kepanjen, Rabu (20/11) siang.

"FLLAJ harus bisa memberikan layanan yang baik kepada masyarakat, sesuai dengan peran dan tugasnya masing-masing. Sehingga masyarakat yang terlayani akan merasakan kepuasan," ungkap Sanusi.

Menurutnya, dalam memberikan pelayanan, FLLAJ harus memegang teguh peraturan pemerintah nomor 37 tahun 2011, tentang Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Karena FLLAJ memiliki peran penting sebagai lembaga yang melayani masyarakat dan menjamin konsistensi. Baik dari sisi mutu, waktu dan prosedur.

Dan berdasarkan peraturan tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang, selama ini juga berkomitmen untuk terus berupaya mengimplementasikan amanat peraturan tersebut. Salah satunya meningkatkan sarana prasarana, serta meningkatkan keselamatan transportasi darat. Termasuk juga menata atau meningkatkan pelayanan angkutan umum.

"Sebab upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga membutuhkan kerjasama dan koordinasi dengan semua pihak terkait," ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafie Lutfi mengatakan, memang perlu adanya peningkatan penyelenggaraan dan pelayanan sistem transportasi di wilayah Kabupaten Malang. Termasuk sarana dan prasarana yang bagus. Sehingga penataan lalu lintas lebih tertata, dan masyarakat bisa terlayani dengan baik.

"Karena tugas pokok dan fungsi instansi penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan adalah menganalisis permasalahan, menjembatani, menemukan solusi serta meningkatkan kualitas transportasi di Kabupaten Malang," pungkas Hafie.(agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU