Wisatawan Bromo Wajib Booking Online

  • 21-11-2019 / 06:59 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Wisatawan Bromo Wajib Booking Online MAGNET WISATAWAN: Gunung Bromo masih jadi objek wisata andalan di Jawa Timur. Setiap hari, wisatawan dari berbagai daerah dan negara menikmati keindahan Bromo.

Malangpostonline.com - Wisatawan yang ingin menikmati keindahan Gunung Bromo segeralah beradaptasi cara akses masuk. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menerapkan sistem booking online untuk tiket masuk wisata andalan Jatim tersebut. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan 1 Desember mendatang.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar TNBTS, Syarif Hidayat mengatakan, wisatawan yang ingin berwisata di Gunung Bromo harus  booking online terlebih dahulu di aplikasi yang sudah disiapkan.

Kebijakan tersebut kata dia, terutama bagi wisatawan yang menggunakan agen travel. Mereka tak boleh lagi membeli tiket di loket. Layanan penjualan tiket di loket  hanya untuk

wisatawan yang datang tidak menggunakan  jasa travel. Namun secara bertahap semua wisatawan bakal diwajibkan booking online.

 Syarif menjelaskan ada tiga pintu masuk menuju kawasan Gunung Bromo. Yakni melalui Coban Trisula, Kabupaten Malang, Gunung Pananjakan Wonokitri, Pasuruan dan Cemoro Lawang Kabupaten Probolinggo.

Ia menguraikan, untuk wisatawan yang datang tanpa jasa travel juga bisa membeli tiket secara online. Namun  booking tiket hanya bisa dilakukan mulai pukul 16.01-07.29 WIB.

Menurut Syarif, penerapan pembelian tiket onlione dilakukan secara bertahap. Rencananya semua wisatawan yang menggunakan jasa travel maupun mandiri wajib booking tiket secara online.

”Kebijakan penerapan booking online ini merupakan hasil kesepakatan bersama rapat koordinasi pelaku jasa wisata alam tahun 2019 yang digelar 4 Mei lalu. Ada 49 perwakilan peserta saat itu,’’ tambah Syarif

Dia mengatakan, awalnya rencana penerapan booking online dilakukan sejak 1 Oktober 2019 lalu. Namun karena dibutuhkan kesiapan dan sosialisasi, maka waktu penerapannya pun diundur, yaitu 1 Desember 2019.

”Perangkat kami sudah siap, tinggal melengkapi yang kurang saja. Aplikasinya juga sudah ada,’’ kata Syarif.

Secara teknik, Syarif mengatakan untuk booking online, wisatawan harus klik   www.bookingbromo.bromotenggersemeru.org.  Lalu memilih menu booking online untuk tiket masuk. Setelah transaksi berhasil, wisatawan atau agen travel bisa langsung menuju kawasan Bromo melalui tiga pintu masuk.

”Begitu sampai pintu masuk, pihak travel menunjukkan bukti transaksi, untuk kemudian ditukar dengan tiket masuk. Tidak ribet,’’ ungkapnya.

Selama ini, menurut Syarif pihaknya sudah melakukan uji coba. Hasilnya, kata  dia, proses booking cukup cepat. Selain itu, ditambahkannya, kebijakan penerapan booking online ini sekaligus sebagai upaya  BBTNBTS meningkatkan kualitas sekaligus memudahkan pelayanan wisatawan. Terlebih menurut dia, saat ini eranya serba teknologi.

Ditanya penerapan booking tiket online untuk mencegah kebocoran? Syarif enggan menjawab. ”Prinsipnya itu, kami ingin meningkatkan kualitas pelayanan. Penerapan tiket online ini sesuai hasil kesepakatan bersama’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Periwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Dr Made Arya Wedanthara SH, MSi, setuju dengan diberlakukannya booking online. Karena dengan menggunakan tiket online, maka data wisatawan yang masuk terhitung dengan baik.

Namun demikian, Made menyebutkan agar pelayanan booking tiket online berjalan baik dan sesuai harapan. Harus disediakan perangkat yang memadai dan  Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.

Dia mengatakan, beberapa negara sudah menerapkan sistem tersebut. “Karena memang perangkatnya sudah disiapkan dengan baik. Kalau sistem transaksinya menggunakan barcode, maka harus ada alat untuk membaca barcode,’’ tandasnya.(ira/van/Malangpostonline.com)

Editor :
Uploader : irawan
Penulis : ira
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU