Pantai Modangan Cocok untuk Kejuaraan Internasional Paralayang

Anginnya Stabil, Pemandangan Menawan

  • 23-11-2019 / 01:03 WIB
  • Kategori:Kabupaten, Destinasi
Anginnya Stabil, Pemandangan Menawan LOKASI TERBAIK: Atlet paralayang yang mengikuti KejuaraanTROI seri ke 4 di Pantai Modangan, Jumat (22/11) kemarin menikmati indahnya pemandangan.

Malangpostonline.com - Pantai Modangan di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang direkomendasi jadi lokasi kejuaraan internasional paralayang. Alasannya saat terbang dari Bukit Waung menuju Pantai Modangan tersaji pemandangan menarik dengan kondisi angin stabil. View sunset pun sangat indah.

Hal ini terungkap saat  Kejuaraan Paralayang Trip Of Indonesia (TROI) seri ke 4 di Pantai Modangan, Jumat (22/11) kemarin. Kejuaraan yang menjadi rangkaian Malang Beach Festival 3, yang digelar dalam rangka HUT ke 1259 Kabupaten Malang ini juga diikuti oleh atlet-atlet juara dunia.

Sebut saja Aris Apriansah. Atlet Paralayang berusia 25 tahun ini merupakan peraih medali emas di Asian Games tahun 2018 lalu. Dia juga juara PGAWC (Paragliding Accuracy World Cup) tahun 2017 lalu.

Aris mengaku semangat mengikuti Seri ke 4 TROI di Pantai Modangan. "Ini kali pertama saya datang ke Pantai Modangan. Pemandangannya luar biasa," kata atlet asal Banten ini. Andreas Bambang Armanto, peraih juara 3 TROI tahun 2018 di Lombok untuk kelas Master juga mengakui keindahan Pantai Modangan. Terlebih angin di pantai ini sangat stabil.

"Kemarin sempat mencoba, beberapa kali. Di sini oke banget, selain pemandangannya sangat bagus, anginnya juga stabil," katanya. Pria asal Batam ini mengatakan Pantai Modangan dapat dijadikan tempat untuk kejuaraan paralayang tingkat internasional.

Kejuaraan Paralayang  TROI  seri ke 4 ini diikuti 250 peserta. Kejuaraan ini dimulai pukul 13.00 WIB. Meski matahari cukup menyengat, namun tidak satupun peserta yang mengeluh. Sebaliknya mereka sangat bersemangat. Take off dari Bukit Waung, peserta berusaha tampil terbaik, dengan mendarat tepat sasaran. Kejuaraan ini, kategori yang dilombakan adalah tepat sasaran. Peserta akan mendapatkan nilai tertinggi jika mereka mendarat  pada titik yang tepat saat mendarat.

Peserta kejuaraan dan wisatawan kemarin takjub ketika menyaksikan indahnya panorama Pantai Modangan. Apalagi pemandangan sunset yang sangat indah. “Ini spesial bagi kami, karena selain berolahraga kami juga menikmati sunset," kata ketua tim juri Kejuaraan Paralayang TROI seri ke 4, Thomas Sabarudin.  

Ia mengatakan, Pantai Modangan memang  sangat representatif untuk kejuaraan paralayang. Bahkan tingkat internasional sekalipun. "Beberapa kali saya membawa teman dari Thailand, India atau Malaysia, untuk mencoba paralayang di sini. Semuanya memberikan rekomendasi kalau di sini dapat dijadikan tempat untuk kejuaraan paralayang tingkat internasional," ungkapnya.

Sementara untuk kejuaraan kali ini ada enam kelas yang dilombakan. Yaitu Junior Putra dan Putri, Senior Putra dan Putri, Kelas Master dan Tandem. "Hari ini kejuaraan sampai pukul 17.30 WIB. Kejuaraan ini digelar tiga hari sampai Minggu besok," tandasnya.

Kegiatan pembukaan kejuaraan Paralayang TROI Seri ke 4 di Pantai Modangan ini juga dihadiri oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sukowiyono, Ketua FASI Jatim, Arief Eko, dan para pejabat lainnya. Kegiatan ini dibuka dengab tari Pesona Donomulyo dan Senam Lansia.

 

Ayo Viralkan Pantai Modangan

Sekretaris Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementrian Pemuda dan Olahraga, Suryati didaulat membuka event bergengsi tersebut. Ia mengatakan Kejuaraan Paralayang TROI seri ke 4 tidak sekadar kejuaraan biasa. Event ini juga menjadi ajang promosi pariwisata.

"Ini sudah dua kali Pantai Modangan menjadi tempat gelaran TROI. Aturannya satu tempat hanya bisa dua kali saja penyelenggaraan TROI. Nah, ini yang harus dipikirkan, harus ada event lain selain TROI diselenggarakan di sini dan harus lebih besar," katanya.

Suryati mengatakan, Pantai Modangan memiliki potensi yang luar biasa. Yakni punya  pemandangan yang sangat indah. Dia mengatakan, selain paralayang, Pantai Modangan juga memiliki potensi olahraga lain. Yaitu panjat tebing. "Kalau itu disatukan pasti gebyarnya akan lebih luar biasa,” harapnya. Suryati pun mengajak masyaraka, termasuk atlet memviralkan pesona Pantai Modangan. Tujuannya untuk meningkatkan kunjungan wisata.  

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Dr Made Arya Wedanthara SH, MSi mengatakan,  dibandingkan tahun sebelumnya kejuaraan TROI tahun ini lebih oke. Itu karena didukung persiapan  yang matang. Menurut dia, para pelaku wisata di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo sudah mempersiapkan even ini dengan sangat matang. Soal akses jalan yang kurang memenuhi syarat, Made mengatakan akan melakukan koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Pemkab Malang. "Termasuk akses dari tempat landing menuju ke atas, nanti akan kami koordinasikan dengan dinas terkait," katanya.

Made mengaku sangat setuju jika Pantai Modangan menjadi tempat kejuaraan berskala internasional. Dia berharap, keinginan itu segera terwujud. (ira/van/Malangpostonline.com)

Editor : van
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU