Angkat Potensi Calon Atlet, KKG PJOK SD Gelar Workshop Kepelatihan

  • 05-01-2020 / 17:40 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Angkat Potensi Calon Atlet, KKG PJOK SD Gelar Workshop Kepelatihan

Malangpostonline.com - Ratusan guru pengampu olahraga SD mengikuti workshop dan coaching (kepelatihan), Sabtu-Minggu (3-4/1/2019). Inisiatif positif ini dilakukan Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK SD Kabupaten Malang untuk mengangkat potensi olahraga atlet usia dini.

Workshop yang diberikan pada para guru SD ini tentang kepelatihan bola voli dan sepak bola. Workshop dilangsungkan di dua tempat, yakni di Gedung Indoor SMAN 1 Turen dan Kompleks Kostrad Singosari.

Ketua KKG PJOK SD Kabupaten Malang, Mujianto mengungkapkan, voli dan sepak bola merupakan cabor populer yang paling digemari masyarakat. Karena itu, tentunya sangat pas jika keduanya memiliki bibit-bibit calon atlet andalan.

"Workshop kepelatihan ini memang khusus bola voli dan sepak bola, mengingat dua cabor ini populer dan diminati masyarakat. Harapannya, akan lebih terangkat potensi dan calon atlet berbakat melalui pemasalan kepelatihan bagi guru SD ini," terang Mujianto, di SMAN 1 Turen, Minggu (4/1) siang.

Dikatakan, selain menambah wawasan, kepelatihan yang diberikan ini agar para guru pengampu olahraga di SD lebih menguasai teknik kepelatihan yang benar. Termasuk, bagaimana manajemen perwasitan sesuai manual yang berlaku.

"Sangat penting tentunya pelatihan semacam ini. Terlebih, tidak semua guru olahraga di SD murni berkualifikasi pendidikan keolahragaan seperti lulusan SGO (Sekolah Guru Olahrga)," terang pria yang juga Kepala SDN Wajak 04 ini.

Soal keberadaan guru olahraga SD sendiri, menurutnya masih sangat perlu ditingkatkan kompetensinya. Terlebih, hanya sekitar 50 orang saja guru yang sekaligus mengantongi lisensi atau bersertifikat kepelatihan/perwasitan.

Padahal, lanjutnya, jumlah guru pengampu olahraga di SD lebih dari 1.000 guru. Itupun, tidak semua SD secara khusus memiliki guru olahraga dengan kualifikasi seseuai bidang keprofesiannya.

Selama workshop, peserta juga diberikan simulasi kepemimpinan pertandingan voli oleh atlet model. Dengan ini, peserta ditunjukkan langsung bagaimana melatih strategi, juga menghadapi pertandingan.

Sebelumnya, pada Jumat (2/1/2019), peserta workshop juga diberikan coaching clinic sepak bola yang dipusatkan di stadion Kahuripan Talok, Turen. Coaching ini menghadirkan Joko 'Getuk' Susilo dan asisten pelatih Arema FC, Siswantoro. (amn)

Editor : amn
Uploader : slatem
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU