Disiapkan Lahan 30 Ha, UB Siap Boyongan Ke Kepanjen

  • 06-01-2020 / 20:55 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Disiapkan Lahan 30 Ha, UB Siap Boyongan Ke Kepanjen BERSAMA : Bupati Malang HM Sanusi bersama istrinya di Lawang, yang mengatakan akan mempersiapkan ibu-ibu untuk menyambut pindahan UB ke Kepanjen 4 tahun lagi.

Malangpostonline.com – Kabupaten Malang mulai mempersiapkan diri untuk menyambut kampus baru Universitas Brawijaya yang akan berdiri di kawasan Kabupaten Malang. Bupati Malang, HM Sanusi memaparkan, Pemkab Malang mempersiapkan 30 hektar dari 100 hektar yang diminta oleh kampus UB untuk pembangunan gedung di Kepanjen.

“Kami hanya mampu menyediakan lahan sekitar 30 hektar, sisanya biar UB. Awal komunikasi, kampus kedokteran yang akan pindah ke Kepanjen. Tapi, karena UB sedang persiapan menuju kampus internasional, pemerintah pusat mempersiapkan lahan sampai 300 hektar untuk UB,” kata Sanusi kepada wartawan di Lawang, kemarin.

Tahun 2020 ini, Pemkab Malang baru memasuki tahap perencanaan untuk proses pembangunan Kampus UB. Karena, butuh waktu lama untuk memulai tahapan pembangunan sampai finish dan siap ditempati mahasiswa. Sanusi bahkan menyebut, setidaknya membutuhkan waktu minimal tiga sampai 4 tahun untuk mewujudkan hal ini.

“Kami sudah MoU dengan UB, bersama 40 ribu mahasiswanya akan pindah ke kawasan Kabupaten Malang. Kalau estimasi saya, butuh waktu tiga sampai empat tahun ke depan, agar program tersebut bisa terwujud,” ungkap Sanusi.

Menurut Sanusi, Pemkab Malang sedang bersiap-siap menyambut kedatangan kampus UB dari sisi SDM. Dalam pertemuannya dengan para ibu di Aria Gajayana Hotel Minggu (5/1), Sanusi mengatakan mereka akan dipersiapkan untuk menyambut kedatangan para penghuni baru. Terutama, dari segi kuliner. Mereka akan diberi pelatihan, serta diberi sertifikat halal untuk meningkatkan kemampuan usaha.

“Kalau itu bisa terwujud, para ibu ini bisa menjadi pelaku usaha yang menyediakan barang dan jasa bagi para mahasiswa, termasuk menjadi ibu kos sekaligus penyedia tempat singgah selama berkuliah di UB Kabupaten Malang,” tambah Sanusi.

Meski demikian, Sanusi masih belum berani berbicara lebih detail soal rencana ini. Dia menyebut, realisasi pelaksanaan rencana besar tersebut kemungkinan baru terjadi di tahun 2021. (fin/udi)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : fin
Fotografer : fin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU