Bupati Serahkan 98 SK Pensiun PNS Pemkab

  • 08-01-2020 / 21:05 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Bupati Serahkan 98 SK Pensiun PNS Pemkab PENSIUN: Sekretaris DPRD Kabupaten Malang Helijanti Koentari menerima SK pensiun secara simbolis dari Bupati Malang H.M Sanusi. (HUMAS PEMKAB MALANG For MP online)

Malangpostonline.com – Sebanyak 98 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Malang, Rabu (8/1) pagi kemairn, menerima SK pensiun. Secara simbolis, surat keputusan purna tugas tersebut diberikan Bupati Malang H.M Sanusi.

Dari 98 PNS tersebut merupakan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Willem Petrus Salamena, Kepala Dinas Perikanan, Endang Retnowati dan Sekretaris DPRD Kabupaten Malang, Helijanti Koentrari.

Menurut informasi, ketiga kepala OPD ini akan pensiun pada awal Febuari dan awal Maret mendatang. Dalam sambutannya, Sanusi memberikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang menerima SK pensiun. Dia menyebutkan, mendapatkan SK pensiun merupakan anugerah dari Allah SWT karena mendapatkan umur yang panjang.

Selain itu, Sanusi juga mengucapkan terima kasih kepada penerima SK pensiun, karena pengabdiannya selama ini. Sanusi menyebutkan, para penerima SK pensiun ini telah melewati lika-liku perjalanan menjadi abdi negara yang cukup panjang. Karir mereka dimulai dari CPNS hingga menjadi PNS.

“Saya berharap, SK pensiun ini bukan menjadi akhir karya bagi yang menerima. Tapi dengan SK pensiun ini, para penerima justru lebih aktif  untuk mengikuti beragam kegiatan di masyarakat,’’ katanya.

Menurut Sanusi, akan banyak waktu bagi warga yang pensiun mengikuti kegiatan-kegiatan positif yang bersifat keagamaan, organisasi, sosial, politik, atau sekedar menekuni hobi.

“Bisa juga waktu setelah pensiun ini dimanfaatkan dengan berwirausaha" tambah politisi PKB ini.

Sekalipun sudah pensiun, lanjut Sanusi, para penerima SK pensiun tetap menjalin hubungan silaturahmi dengan baik. Terlebih di Kabupaten Malang ini ada Koperasi Tunas Bakti Kabupaten Malang. Sehingga kendati telah pensiun, mereka masih bisa datang pada kegiatan-kegiatan di Kabupaten Malang. “Jalinan silaturahmi harus tetap terjaga dengan baik, sehingga masih bisa berjumpa saat ada kegiatan-kegiatan lain,’’ tandasnya. (ira/udi)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU