Butuh Sinergi Kelola Kebun Teh Wonosari

  • 08-01-2020 / 21:13 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Butuh Sinergi Kelola Kebun Teh Wonosari POTENSI WISATA: Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto meninjau Kawasan Kebun Teh Wonosari kemarin.

Malangpostonline.com, LAWANG– Kebun Teh Wonosari memiliki potensi luar biasa. Tidak hanya hasil teh, tapi perkebunan teh dibawah pengelolaan PTPN XII ini juga memiliki pemandangan yang sangat luar biasa. Sehingga saat potensi itu dikelola dengan baik, dan bersinergi maka akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisata.

Hal inilah yang disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto. Potensi tersebut disampaikan Didik setelah pihaknya menggelar rapat kerja di Kebun Teh Wonosari, Rabu (8/1) kemarin. “Kami mengundang beberapa pihak dari Perkebunan Teh wonosari, Perhutani, Dinas Pariwisata dan tokoh masyarakat, yaitu pak Imawan Mashuri,’’ kata Didik.

Dia mengatakan, dari DPRD Kabupaten Malang hadir dia dan wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Shodikul Amin. “Materi yang  dibahas dalam rapat kerja adalah Prospek Pengembangan dan Pengelolaan Wisata Kebun Teh Wonosari, Lawang,’’ tambahnya.

Dikatakan Didik, jika untuk pemandangan alam wisata Kebun Teh Wonosari sangat menarik. Dibandingkan beberapa tempat lainnya, pemandangan di kebun teh tersebut lebih unggul. Dari fakta itulah, Didik sangat yakin keberadaan kebun teh ini dapat meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Malang.

“Disini selain pemandangannya yang oke, juga banyak fasilitas yang diberikan. Kami sangat yakin, fasilitas itu membuat wisatawan yang datang pun semakin betah,’’ ungkap Didik.

Apalagi disalah satu spot di Kawasan perkebunan wisatawan juga dapat melihat sunsite serta sunrise.“Pemandangan alam yang indah ini harus dikelola dengan baik. Bukan tidak mungkin Pemerintah andil untuk mengelola,’’ ungkap Didik.

Tidak mengelola secara langsung, tapi juga mengerahkan Pokdarwis atau pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Saat pelaku UKM terlibat secara langsung, maka dampak positifnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Didik menjelaskan, untuk meningkatkan sector pariwisata, pemerintah dikatakan Didik tidak bisa sendirian. Tapi harus ada sinergi. “Bentuknya bagaimana sinergi itu, kami minta Pemkab Malang melalui Dinas Pariwisata untuk memikirkan,’’ katanya.

Tidak hanya Wisata Kebun Teh Wonosari saja yang pengelolaannya, Pemkab Malang dapat berkolaborasi. Tapi wilayah Malang Selatan. Dia menyebutkan, wilayah Malang Selatan banyak pantai. Tapi demikian, seluruh pantaitu itu berada dalam kekuasaan Perhutani. Sejauh  ini pengelolaannya pantai kurang maksimal. “Disinilah pemerintah harus andil dan memiliki peran. Bagaimana bentuk kerjasamanya, harus dibicarakan secara detail. Karena dengan adanya sinergi tersebut, saya yakin bukan hal yang sulit untuk meningkatkan kunjungan pariwisata,’’ ungkapnya.

Saat kunjungan pariwisata maju, maka akan berdampak pada semakin hidupnya kegiatan ekonomi di wilayah Lawang. Tidak hanya pasar Lawang yang semakin hidup, tapi juga tempat makan atau warung makan dan lainnya juga akan hidup.

“Adanya tol Malang-Pandaan, memang berdampak pada aktifitas warga datang ke Pasar Lawang. Tapi dengan Wisata Kebun Teh Wonosari dikelola dengan baik, dan wisatawan berdatangan, maka saya yakin, Lawang dan Singosari semakin ,hidup,’’ tandasnya. (ira/udi)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU