3300 Anak Yatim Dapat Bantuan Dana Sosial

  • 09-01-2020 / 20:48 WIB
  • Kategori:Kabupaten
3300 Anak Yatim Dapat Bantuan Dana Sosial BANTUAN: Penerima bantuan sosial dari Pemkab Malang tampak tertib melakukan registrasi di Kecamatan Lawang kemarin

Malangpostonline.com – Pendopo Kecamatan Lawang, Kamis (9/1) kemarin terlihat ramai didatangi anak yatim dan piatu. Kehadiran mereka bukan melakukan demo, dengan didampingi keluarganya, mereka datang untuk menerima bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Malang.

Bantuan sosial itu diberikan oleh Bagian Kesra, Kabupaten Malang, dalam bentuk tabungan.

Kepala Bagian Kesra Kabupaten Malang, Dwi Siswahyudi menyebutkan, bantuan sosial yang diberikan awal tahun ini merupakan bantuan tahun 2019. Dia menyebutkan, adanya keterlambatan pencairan, lantaran persoalan administrasi bank.

Dijelaskan mantan Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang ini, bantuan yang diberikan kepada anak yatim piatu bentuknya tabungan. “Bantuan ini sumbernya adalah PAK (Perubahan Anggangan Keuangan) tahun 2019. Akhir November lalu, data penerima kami serahkan ke Bank Jatim selaku mitra penyaluran. Selanjutnya oleh pihak bank langsung diproses, dan awal tahun ini langsung dicairkan,’’ kata nya.

Dwi mengatakan, untuk bantuan sosial, masing-masing anak yatim piatu menerima Rp 500 ribu. “Total untuk wilayah Kabupaten Malang ada 3300 anak yang menerima bantuan. Kami anggarkan Rp 1.6 M,’’ ungkapnya.

Sampai kemarin, pencairan sudah dilakukan di 21 kecamatan se Kabupaten Malang. Targetnya, sebelum tanggal 15 Januari 2020 seluruh pencairan sudah selesai. “Bantuan ini khusus diberikan kepada anak yatim piatu dengan kondisi ekonomi tidak mampu. Data untuk penerima kami peroleh dari desa masing-masing se Kabupaten Malang,’’ ungkapnya.

Dwi mengatakan, meski jumlahnya tidak banyak, dia berharap bantuan ini dapat membantu anak yatim terutama di bidang pendidikan.

“Pada  2020 kami menganggarkan lagi, kemungkinan naik menjadi Rp 1 juta. Sudah ada 21 desa yang masukkan data ke kami. Jika prosesnya selesai dengan cepat bantuan tahun 2020 ini dapat dicairkan pada akhir Maret atau awal April,’’ tambahnya.

Dia mengatakan, untuk mencairkan bantuan sosial ini wajib ada SK Bupati. Pihaknya saat ini sedang tahap mengurus itu. Siren Kirania Putri Yusmana, 7 tahun, mengaku senang dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malang. Siswa kelas 2 SD ini akan memanfaatkan uang itu untuk biaya sekolah. Siren merupakan anak yatim piatu. Ayahnya yaitu Untung Rudi Yusman dan ibunya Vera Irawati, sudah lama meninggal. Selama ini, Siren tinggal bersama Bude nya, Rusmini.

“Untung dan Vera punya dua anak. Pertama Namanya Naya, sekarang kelas 3 SMP. Dia tidak dapat bantuan. Yang dapat adiknya. Alhamdulillah, saya senang, dan uang bantuan ini bisa untuk memenuhi kebutuhan sekolah Siren,’’ urainya.

Rusmini mengaku tahu jika keponakannya mendapat bantuan, setelah ada perangkat desa datang ke rumahnya, yang kemudian melakukan pendataan. “Kami senang. Harapannya, tidak hanya diberikan satu kali ini saja. Tapi beberapa kali,’’ katanya.

Proses pencairan berjalan tertib. Satu persatu penerima maju menunju meja yang disediakan panitia. Mereka diminta untuk membubuhkan cap jempol dibuku tabungan Bank Jatim. (ira/udi)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU