Dua Kawanan Jambret Dibekuk Polsek Dau

  • 12-01-2020 / 15:39 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Dua Kawanan Jambret Dibekuk Polsek Dau Kedua tersangka Andy Setiawan dan Tino Ryan Aris Sandi diamankan.

Malangpostonline.com - Unit Reskrim Polsek Dau, mengungkap kasus jambret yang terjadi pada 24 November 2019, di Jalan Raya Semanding, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau. Pengungkapan kasusnya, setelah melakukan penyelidikan selama hampir dua bulan. Pelakunya berjumlah dua orang.

Mereka adalah Andy Setiawan, 20, warga asal Dusun Krajan, Desa Tirtomarto, Ampelgading. Dan, Tino Ryan Aris Sandi, 25, warga Kelurahan Gadukan, Kecamatan Morokrembangan, Kota Surabaya.

Andy ditangkap di tempat kosnya, di Dusun Ngambon, Desa Girimoyo, Karangploso. Sedangkan, Ryan, saat ini ditahan di Polsek Gubeng, Polrestabes Surabaya, karena terlibat kasus penipuan.

"Barang bukti yang diamankan dari mereka, sepeda motor Vario N-6233-EV yang menjadi sarana beraksi, pakaian milik tersangka serta rekaman CCTV. Kasusnya sekarang masih dalam tahap pengembangan Polsek Dau," jelas Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Aksi jambret yang dilakukan keduanya, saat itu terjadi sekitar pukul 13.30. Korbannya seorang guru, yakni Nindita Putri Nofitasari, 27, warga asal Kabupaten Ngawi, yang indekos di Jalan Blimbing, Desa Sumbersekar, Dau.

Keduanya menjambret tas milik korban yang berisi barang berharga seperti HP dan dompet. "Aksi mereka saat itu, terekam CCTV milik warga di sekitar TKP," ujar mantan Kasat Binmas Polres Malang ini.

Sementara, penangkapan tersangka jambret ini, bermula ketika petugas Reskrim Polsek Dau, melihat postingan tersangka Ryan di grup Facebook karena kasus penipuan. Karena wajah pelaku mirip dengan pelaku jambret yang terekam CCTV, akhirnya petugas berkoordinasi dengan Polsek Gubeng, untuk memeriksa tersangka Ryan.

Dari hasil pemeriksaan, Ryan mengakui melakukan jambret di Dau. Ryan mengaku beraksi dengan Andy. Akhirnya polisi memburu Andy dan berbasil menangkap di tempat kosnya.

Hasil pemeriksaan, tersangka Andy ternyata tidak hanya sekali beraksi. Dia mengaku lebih dari 20 kali melakukan jambret bersama dengan Ryan.

"Yakni sekali di wilayah Kecamatan Dau, 4 kali di wilayah Polres Batu dan 15 kali di wilayah hukum Polresta Malang Kota," bebernya.(agp)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU