Terkait Pilkada, Ansor dan Banser Menunggu Petunjuk Kiai Sepuh

  • 12-01-2020 / 16:26 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Terkait Pilkada, Ansor dan Banser Menunggu Petunjuk Kiai Sepuh Pengurus baru Banser Kabupaten Malang yang baru dikukuhkan pada saat Rakorcab Banser, Minggu (12/1).

Malangpostonline.com - Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang, belum menentukan sikap terkait dukungan pada Pilkada tahun 2020. GP Ansor, menunggu instruksi atau petunjuk dari para kiai sepuh. Sekaligus melihat peta perkembangan politik nantinya.

Demikian disampaikan Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Syadad, saat acara Rakorcab Barisan Ansor Serbaguna (Banser), di Pendopo Kabupaten Malang Jalan Panji Kepanjen, Minggu (12/1). Ia mengatakan, bahwa Ansor masih akan meminta petunjuk kiai sepuh untuk Pilkada nanti.

"Kami akan lihat dinamika dan peta perkembangan Pilkada nanti. Kalau memang ada kader dari Ansor atau Banser yang maju, itulah nanti yang akan kita dukung. Ketika tidak ada, kami akan lakukan koordinasi dengan jajaran terlebih dahulu," terang Husnul Hakim Syadad.

Dikatakannya, bahwa Ansor tidak ada kaitannya dengan struktur partai politik manapun. Karena Ansor merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama (NU). Oleh sebab itu, petunjuk kiai, ulama dan PCNU sangat penting untuk langkah Ansor dalam tahun politik.

"Kami akan sowan ke para kiai sepuh di Kabupaten Malang. Kami akan meminta petunjuk untuk proses Pilkada nanti," ujar Husnul.

Meski demikian, Husnul memastikan bahwa Ansor dan Banser akan turut serta mensukseskan Pilkada 2020 di Kabupaten Malang. Ansor akan bersinergi dengan aparat keamanan dan instansi lainnya. Harapannya, supaya pelaksanaan Pilkada berjalan sukses, aman dan tertib.

Lebih lanjut, Husnul mengatakan dengan Rakorcab Banser ini, akan fokus pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk anggota Banser. Karena tantangan ke depan tidak mudah. Melalui penguatan SDM, diharapkan Banser akan akan semakin eksis dan semakin bagus.

Selain itu, dengan pengukuhan jajaran pengurus Satkorcab Banser, diharapkan semakin baik secara kualitas dan kuantitas. Struktur Banser juga tertata rapi, sekaligus semakin dinamis di tengah masyarakat.

"Banser harus selalu ada di depan. Banser juga harus selalu ada di tengah masyarakat sebagai solusi. Karenanya, dalam Rakorcab ini kami mengambil tema, maju satu barisan Banser, solid satu komando," tuturnya.

Tidak hanya itu, dengan luas wilayah Kabupaten Malang yang memiliki 33 kecamatan, Banser harus bisa bersatu dalam menangkap segala bentuk radikalisme. Apalagi di Kabupaten Malang, saat ini sudah ada Detasemen Khusus Wanita Banser, yang jumlahnya sudah ada satu pleton.

Sementara, Kasarkorwil Banser Jawa Timur,

HM. Irsyad Yusuf S.E, MMA, yang hadir dalam Rakorcab Banser Kabupaten Malang, mengharapkan Banser semakin solid. Termasuk Banser yang berada di wilayah Kabupaten Malang.

"Saya berharap Banser tetap solid dan selalu berada di depan. Sekaligus terus mengawal semua program Nahdlatul Ulama," tegas pria yang juga Bupati Pasuruan ini.

Terpisah, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, dengan Rakorcab mengharapkan Banser semakin solid. Pengurus Banser yang baru dikukuhkan bisa membawa lebih baik dan sukses.

"Banser juga saya harapkan harus selalu ada di tengah masyarakat. Sehingga Banser di Kabupaten Malang akan semakin dicintai oleh masyarakat," paparnya.(agp)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU