Perumda Tirta Kanjuruhan

Studi Replikasi Pengelolaan Air Bersih ke PDAM Intan Banjar

  • 24-01-2020 / 20:56 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Studi Replikasi Pengelolaan Air Bersih ke PDAM Intan Banjar STUDI REPLIKASI: Bupati Malang H.M Sanusi bersama Direktur Utama Perumda Kanjuruhan H Syamsul Hadi S.Sos, MM saat mengunjungi instalasi pengelolaan air milik PDAM Intan Banjar, Kota Banjar Baru

Malangpostonline.com – Pemerintah Kabupaten Malang dan Perumda Tirta Kanjuruhan melakukan studi replikasi terkait pengelolaan air bersih. Studi replikasi dilakukan di PDAM Intan Banjar di Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

Bupati Malang H.M Sanusi terjun langsung dalam uji replikasi tersebut, bersama dengan Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H Syamsul Hadi S.Sos, MM, orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Malang itu melihat langsung instalasi pengelolaan air bersih tersebut.

“Kami melihat dan belajar langsung disini, terkait pengelolaan air baku sungai menjadi air bersih layak untuk dikonsumsi,’’ kata Bupati.

Menurutnya, jika di PDAM Intan Banjar, Kota Banjar Baru, telah memiliki jaringan atau instalasi untuk pengelolaan air baku sungai sebagai air yang layak dikonsumsi. “Dari studi replikasi ini harapannya nanti Perumda Tirta Kanjuruhan meniru. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Malang Selatan,’’ kata Sanusi.

Bapak empat anak ini mengatakan, jika wilayah Malang Selatan merapakan daerah yang rawan kekeringan. Terutama saat musim kemarau datang. Pemenuhan air bersih di wilayah bencana kekeringan dilakukan dengan droping air, dilakukan oleh Perumda Tirta Kanjuruhan dengan dinas-dinas atau Lembaga terkait. “Dengan membangun jaringan pengelolaan air ini, diharapkan tidak ada lagi wilayah kesulitan air bersih,’’ tambah mantan ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa, DPRD Kabupaten Malang ini.

Bahkan Sanusi juga mengatakan, untuk pembangunan tempat pengelolaan air tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan bekerjasama dengan PT Adaro. Kerjasama yang dijajaki tidak hanya pengelolaan air, tapi  sampai dengan ke sambungan rumah tangga.  “Pokoknya sampai mancur di rumah-rumah warga, diantarannya berada di wilayah Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Kecamatan Bantur, Kecamatan Pagak, Kecamatan Gedangan , Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Kalipare. Sehingga saat musim kemarau lagi tidak ada lagi daerah di wilayah Kabupaten Malang mengalami kesulitan air bersih,’’ tandasnya.

Sementara itu Direktur Teknik Perumda Tirta Kanjuruhan, Ir. Mohammad Haris Fadillah mengatakan, studi replikasi ini dilakukan untuk pembangunan Instalasi Penjernihan Air (IPA). “Di Intan Banjar yang terletak di kawasan Sarkawai, Kota Banjarbaru, Provinsi Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini debitnya 500 liter per detik,’’ katanya.

Hari mengatakan, Perumda Tirta Kanjuruhan akan melakukan replikasi teknologi yang digunakan. Di wilayah Kabupaten Malang IPA akan dibangun di Desa Rejoso, Kecamatajn Bantut. Air diambil dari Sungai Lesti. Dan akan mengaliri wilayah Kecamatan Bantur, Kecamatan Pagak, Kecamatan Gedangan, dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Selain Sungai Lesti, air juga diambil dari Sungai Brantas. Air sungai ini akan mengaliri wilayah Kecamatan Kalipare dan Kecamatan Donomulyo. (ira/udi)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU