Bupati Sanusi Target 2020 Angka Stunting Turun Drastis di Kabupaten Malang

  • 26-01-2020 / 16:31 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Bupati Sanusi Target 2020 Angka Stunting Turun Drastis di Kabupaten Malang TIMBANG: Bupati Malang, Sanusi menimbang seorang bayi dalam acara Gebyar Posyandu Anak Tangguh di Kecamatan Jabung.

Malangpostonline.com - Bupati Malang, H.M Sanusi menargetkan tahun 2020 ini, sudah semakin kecil angka stunting di Kabupaten Malang. Hal ini diungkapkannya dalam acara Gebyar Posyandu Anak Tangguh di Kecamatan Jabung, Minggu (26/1) pagi. Dijelaskan dia, akhir tahun 2019 lalu, angka stunting di Kabupaten Malang mencapai 12,6 persen dari 36.000 anak. “Atau sekitar 17.000,” ungkapnya.

“Targetnya turun drastis atau sekitar enam persen. Ada beberapa langkah. Pertama, anak yang stunting kita deteksi berapa jumlah sebenarnya. Baru kita lakukan tindakan. Kalau kurang gizi, kita tambah beri makanan gizi. Kalau karena air minum yang tidak memenuhi syarat, kita benahi. Mungkin melalui air minum Tirta Kanjuruhan. Tergantung diagnosanya untuk proses terapi,” urainya.

Menurut dia, Pemkab Malang sudah mengalokasikan dana melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk anggaran penambahan gizi tersebut. “Anak-anak di Kabupaten Malang harus bersaing di dunia internasional untuk ilmu pengetahuan. Ini juga menjadi atensi pemerintah untuk membuat anak tangguh,” tegasnya dalam acara yang juga disponsori Alfamart Malang itu.  

Selain fokus pada angka stunting, menurutnya, Pemkab Malang juga giat mendata serta memeriksakan bayi yang lahir untuk pemeriksaan hipotiroid di RS Dr. Soetomo. “Menurut IDI Jatim, hipotiroid sangat berbahaya untuk keberlangsungan anak. Terlambat tiga hari, anak bisa idiot. Mudah-mudahan di Kabupaten Malang tidak ada. Sebab, di Kota Malang, sudah ada 100 anak yang kena,” tambahnya.

“Dinkes sudah harus ambil tindakan. Dana yang ada dipakai dulu untuk memeriksakan darah setiap anak yang lahir. Ini darurat dan harus dilakukan. Biayanya pun hanya Rp 50.000 per anak. Jadi yang bayar adalah Pemkab Malang,” tutupnya. Sementara itu, Branch Manager Alfamart Malang, Daduk Susilo mengatakan, kegiatan Gebyar Posyandu Anak Tangguh memang untuk memperingati Hari Gizi Nasional ke-60.

“Program ini dilakukan serentak di 12 cabang lain dengan masing-masing 1.000 peserta. Alfamart terus mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan anak milenial yang sehat dan tangguh. Kami akan gandeng beberapa suplier. Ini wujud kepedulian sesuai tema Alfamart adalah memberikan kontribusi nyata di Indonesia untuk menyiapkan generasi sehat dan tangguh,” paparnya. (mar)

Editor : mar
Uploader : slatem
Penulis : marga
Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU