Anggaran KONI Hanya Rp 6,9 M, POR Kabupaten Malang Rentan Tak Digelar

  • 23-02-2020 / 15:31 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Anggaran KONI Hanya Rp 6,9 M, POR Kabupaten Malang Rentan Tak Digelar

Malangpostonline.com - Kekawatiran muncul di internal KONI Kabupaten Malang terkait penyelenggaraan even Pekan Olahraga (POR) Kabupaten Malang mendatang. Ini menyusul dikuranginya anggaran bagi KONI pada 2020 ini.

Kekawatiran ini seperti diungkapkan Ketua Harian KONI Kabupaten Malang, H Imam Zuhdi, di sela kegiatan Rapat Anggota KONI Kabupaten Malang 2020 di Pendopo Kantor Bupati di Kepanjen, Ahad (23/2/2020).

"Pola dan formula penganggaran bagi KONI berubah tahun ini. Alokasinya menurun 30 persen lebih, yang tadinya sejumlah Rp 9,87 miliar, kini berkurang menjadi sekitr Rp 6,9 miliar. Kini anggaran bagi KONI tidak lagi hibah, namun menjadi beban kinerja yang dikelola Dispora," beber Imam Zuhdi, Ahad (23/2) siang.

Dikatakan Imam Zuhdi, anggaran KONI yang turun cukup drastis tahun ini tentunya perlu disikapi bersama, bahkan dengan rasionalisasi. Ia lalu merinci, selain untuk Porkab dan Porprov, porsi anggaran KONI selama ini banyak dimanfaatkan bagi pembinaan atlet puslatkab, usia dini, juga bantuan bagi cabor-cabor.

Imam Zuhdi mencontohkan, jika bantuan bagi setiap cabor anggap saja bisa mencapai Rp 100 juta, maka sudah dibutuhkan setidaknya Rp 4,8 miliar. Belum lagi anggaran untuk PSSI dan cabor lain yang mengunduknya. Selain itu, selama ini anggaran untuk pembinaan atlet puslat sebesar Rp 2 miliar lebih, ditambah untuk usia dini sekitar Rp 1,25 miliar.

Dengan kalkulasi ini, lanjut Imam Zuhdi, sangat mungkin jika nantinya diisulkan ada pemangkasan atau meniadakan kegiatan seperti Porkab yang biasanya digelar dua tahunan. Karena, tahun lalu saja membutuhkan setidaknya Rp 1,8 miliar.

"Kami khawatir, jika misalnya (Porkab)  dipaksakan digelar, maka akan berdampak menyeluruh terutama bagi pembinaan atlet karena berkurangnya anggaran ini. Jadi, kegiatan cabor-caborpun bisa terganggu," tegas Imam Zuhdi.

Imam Zuhdi berharap, semua pihak bisa mensikapi kondisi tersebut. Tak hanya KONI, namun juga pihak Dispora dan cabor-cabor bisa membangun komunikasi melakukan berbagai penyesuaian. [amn/malangpostonline.com]

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : amn
Uploader : slatem
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU