Hari Terakhir, 58 Peserta SKD Gugur

  • 27-02-2020 / 22:51 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Hari Terakhir, 58 Peserta SKD Gugur PERIKSA: Sebelum mengikuti ujian, peserta SKD di Kabupaten Malang terlebih dulu harus melalui pemeriksaan badan.

Malangpostonline.com – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Malang telah berakhir Kamis (27/2). Selama 21 hari pelaksanaan SKD, sama sekali tidak ada kendala.

“Alhamdulillah semuanya lancar, tidak ada kendala apapun selama SKD berlangsung,’’ kata Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Shanti Rismandini.

Dikatakannya, selama pelaksanaan SKD ada beberapa peserta yang harus mengikuti di ruang kesehatan. Karena kondisi peserta tidak mampu naik tangga menuju lantai dua. Meski demikian peserta tetap dapat mengerjakan dengan nayaman, lantaran di ruang kesehatan ada fasilitas yang disediakan.

“Ada yang sakit kemudian tidak dapat melanjutkan seleksi, langsung dinyatakan gugur dan tidak bisa mengulang,’’ujarnya.

Shanti menegaskan, untuk SKD aturan yang digunakan sesuai pusat. Panitia pelaksanaan tidak memberikan konpensasi waktu untuk peserta yang terlambat ataupun yang tidak hadir sesuai jadwal.  “Mereka yang terlambat atau yang tidak hadir seketika dinyatakan gugur. Tidak ada SKD susulan. Ketentuannya dari pusat demikian,’’ tutur Shanti.

Jumlah peserta SKD yang tidak mengikuti seleksi cukup banyak. Lebih dari 800 peserta, dari total 10959 peserta. Bahkan hari terakhir kemarin ada 58 peserta yang tidak ikut dalam SKD. Yaitu di sesi pertama ada 9 orang tidak hadir, sesi kedua ada 19 orang tidak hadir, sesi ketiga sebanyak 17 orang, sesi keempat 12 orang dan sesi kelima ada satu orang.

Yang menarik menurut Shanti tidak semuanya absen, tapi banyak diantaranya yang terlambat. “Ada juga yang tidak membawa KTP dan kartu peserta. Hal itu tidak bisa ditolelir karena sudah menjadi syarat masuk ke ruang SKD,’’ tambahnya.

Shanti melanjutkan bahwa sebetulnya ia mengaku tidak tega, saat melihat peserta yang tidak dapat mengikuti SKD karena tidak membawa KTP. Namun karena sudah aturan, sehingga ia tidak bisa berbuat.

Tahapan selanjutnya setelah SKD dilaksanakan adalah verifikasi kelulusan. Lolos tidaknya peserta, keputusannya langsung dari pusat. “Hasil kelulusan akan  diumumkan melalui website resmi BKN,’’ tambahnya.

Selama menunggu pengumuman dari pusat, Shanti mengimbau supaya peserta ataupun keluarga lebih waspada. Tidak mudah percaya dengan orang tak dikenal yang menghubungi dan menjanjikan lolos rekrutmen CPNS. Karena itu hanyalah modus penipuan saja.

“Setelah nama-nama peserta yang lolos diumumkan tahapan selanjutnya pelaksanaan seleksi kompetensi bidang. Pelaksanaan SKB untuk Kabupaten Malang tetap dilaksanakan di Laboratorium CAT. Waktunya kami masih belum tahu,” pungkas Shanti.(ira/agp)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU