Terdampak Corona Secara Ekonomi, Tunanetra Kabupaten Malang Memanggil

  • 29-03-2020 / 18:53 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Terdampak Corona Secara Ekonomi, Tunanetra Kabupaten Malang Memanggil

Malangpostonline.com - Wabah Covid-19 (virus corona) tidak hanya menyebabkan orang yang terinfeksi menjadi sakit bahkan meninggal, namun wabah ini juga telah mematikan penghasilan sebagian warga masyarakat, terutama mereka yang bekerja menyediakan jasa. Khususnya lagi bagi mereka yang untuk bekerja mengharuskan berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan pengguna jasanya. Mereka adalah tunanetra yang bekerja sebagai pemijat. 

“Dalam kondisi biasa, penghasilan saya per hari rata-rata 40.000; namun, dengan adanya wabah virus corona, saya hanya mampu menghasilkan 80.000 per minggu,” ungkap Mimikati, seorang tunanetra yang bekerja sebagai pemijat untuk menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya.

Dampak ini mereka alami, sebagai akibat anjuran pemerintah pada warga masyarakat untuk tinggal di rumah; bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Mengurangi kegiatan di luar rumah serta menjaga jarak fisik, sebagai cara ampuh menghentikan penyebaran COVID 19.

 

“Sejak ada anjuran itu, kami tidak lagi menerima panggilan untuk memijat di rumah pelanggan kami. Kami hanya bisa menunggu pelanggan datang di rumah, dan itu rata-rata hanya 2 orang per minggu, dengan tarif per orang 40.000,” begitu cerita ibu mimikati seorang janda tunanetra yang bekerja sebagai pemijat di daerah Panggungrejo Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Untuk itu DPC Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Kabupaten Malang memanggil dan mengajak seluruh komponen bangsa, agar memberikan dukungan pada tunanetra tidak mampu yang terdampak corona secara ekonomi. 

"Mari kita tengok di sekitar kita, adakah saudara kita yang terdampak secara ekonomi oleh kondisi darurat Covid-19. Jika ada, ayo bantu mereka. Datangilah mereka dengan membawa bahan keperluan hidup sehari-hari yang tak lagi bisa mereka beli. Kedatangan para sahabat akan membuat mereka dapat tersenyum kembali," harap Sri Hartono, Ketua DPC Pertuni Kabupaten Malang.

 

Menurutnya, DPC Pertuni Kabupaten Malang menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang telah melakukan langkah-langkah nyata untuk membantu saudara sebangsa dan setanah air yang terdampak kondisi darurat Covid-19 secara ekonomi. Diantaranya adalah para tunanetra yang tidak mampu, yang mengandalkan hidup mereka dari penghasilan harian mereka.

"Untuk nara hubung, bisa kontak saya sebagai Ketua DPC Pertuni Kabupaten Malang, telepon 085108017703 atau saudara Imam Syafi'i sebagai Sekretaris DPC Pertuni Kabupaten Malang, telepon 082331814670. Alamat sekretariat di jalan Anggodo 55 Wendit Timur RT 05 RW 05 Desa Mangliawan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang," pungkasnya. (*/bua/malangpostonline.com)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

 

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : Buari
Fotografer : Buari

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU