Operasi Patuh Semeru 2019

Tekan Laka Lantas di Kota Batu

  • 29-08-2019 / 11:46 WIB
  • Kategori:Batu
Tekan Laka Lantas di Kota Batu PERIKSA PASUKAN: Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M bersama Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi Amd melakukan inspeksi kepada 40 anggota Polres Batu dalam apel Operasi Patuh Semeru 2019, Kamis (29/8) pagi.

MALANGPOSTONLINE.COM - Operasi Patuh Semeru 2019 mulai digelar Polres Batu sejak Kamis (29/8) hingga dua minggu kedepan. Operasi selama dua minggu bertujuan menekan pelanggaran lalin dan angka kecelakaan yang semakin meningkat setiap tahun.  

Wilayah Polres Batu, terjadi peningkatan laka lantas 22 persen pada 2019 jika dibanding 2018. 2018 semester kedua terjadi laka lantas sebanyak 117 menjadi 143 laka lantas pasa semester pertama tahun 2019.

Sementata untuk jumlah korban meninggal dunia tahun 2019 terjadi penurunan sebanyak 14 orang semester satu. Dari korban MD tahun 2018 sebanyak 17 orang pada semester dua. Hal itu diungkapkan oleh Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi Amd usai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2019 di Mapolres Batu pagi ini. 

"Operasi Patuh Semeru ini untuk menekan angka kecelakaan. Melihat dari evaluasi tahun lalu terjadi peningkatan angka laka lantas di Kota Batu," ujar Zein Mawardi kepada Malangpostonline.com 

Lebih lanjut ia menyampaikan, ada delapan sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Semeru. Diantaranya pengendara tidak menggunakan helm, tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman, dan pengendara melawan arus. Kemudian kendaraan dengan laju di luar batas kecepatan, pengemudi keadaan mabuk, pengemudi di bawah umur, menggunakan handphone saat berkendara. Serta kendaraan menggunakan lampu rotator atau strobo.

“Karena itu kami imbau kepada pengendara untuk mematuhi aturan tersebut. Selain itu sebagai pengendara yang bijak harus menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas untuk kepentingan bersama,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M ikut hadir dalam apel tersebut memimpin gelar pasukan. Dia meminta Kapolres Batu memberikan surat tertulis tentang larangan mengendara bagi pelajar belum cukup umur.

"Untuk menekan angka lalin, kami minta surat tertulis. Untuk kemudian akan kami tindak lanjuti ke Dinas Pendidikan terkait larangan membawa kendaraan bagi pelajar di bawah umur ke sekolah-sekolah," pungkasnya. 

Dalam operasi ini, ada 40 anggota Polres Batu yang diterjunkan. Selain itu juga ikut instansi lain dari TNI, Dishub dan Satpol PP Kota Batu. (eri/feb/Malangpostonline.com)

Editor : feb
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU