Tingkatkan Pengetahuan, 30 Anggota Dewan Terpilih Akan Ikuti Peningkatan SDM

  • 03-09-2019 / 18:57 WIB
  • Kategori:Batu
Tingkatkan Pengetahuan, 30 Anggota Dewan Terpilih Akan Ikuti Peningkatan SDM Sumpah: 30 anggota DPRD Kota Batu 2019-2024 saat dilantik. Dalam waktu dekat mereka akan mengikuti pembekalan yang digelar oleh BPSDM Jatim.

MALANGPOSTONLINE.COM   - Sebanyak 30 anggota DPRD Kota Batu baru periode 2019-2024 bakal mengikuti orientasi atau bimbingan teknis (Bimtek) dari Provinsi Jatim. Tujuannya untuk meningkatkan pengetauan, kemampuan, dan ketrampilan anggota dewan terpilih dalam melaksanakan tugasnya. 

Sekretaris Dewan Kota Batu, Balok Yudono mengatakan bahwa pelaksanaan orientasi merupakan kegiatan wajib bagi dewan terpilih. Baik yang lama ataupun yang lama dengan pelaksanaan diperkirakan pada akhir September atau Oktober.

"Orientasi yang digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemprov Jatim ini berlaku untuk semua dewan terpilih. Tak hanya di Kota Batu. Tapi seluruh Jawa Timur," ujar Balok kepada Malangpostonline.com Selasa (3/9) siang. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pembiayaan orientasi dan pembekalan tugas serta transportasi anggota dewan baru tersebut akan dibebankan kepada masing-masing anggota dewan. Hal itu telah diatur dalam SE Kemendagri nomor 893/6283/SJ tanggal 11 Juli 2019.

"Untuk biaya sudah ditentukan dari BPSDM. Yakni Rp 4,5 juta. Dengan pelaksanaan orientasi selama empat hari. Untuk lokasi dan jawal masih menyusul," bebernya.

Sementara itu, Anggota dewan dari Partai Golkar, Didik Mahmud mengungkapkan bahwa bimtek yang diikuti oleh seluruh anggota dewan masih menunggu instruksi dari pusat. Kemungkinan akhir bulan September. 

"Informasinya akan digelar bimtek dari Pemprov. Harapannya semua dewan lama dan dewan baru bisa cepat beradaptasi untuk menjalankan program serta maksimal dalam menyelesaikan tugasnya," papar Didik.

Lebih lanjut, Didik menambahkan, meski ia terpilih kembali menjadi dewan. Didik mengaku sering kebingungan beradaptasi dan terus belajar dengan beberapa aturan dan regulasi baru. 

"Misal penyusunan APBD setiap tahun yang harus berganti regulasi karena mengikuti peraturan menteri. Ini juga jadi kendala," inbuhnya.

Karena itu dengan adanya orientasi tersebut, diungkap politisi partai Golkar ini juga akan mempercepat adaptasi legislator baru dan anggota yang terpilih kembali. Dengan begitu anggota dewan baru bisa maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU