2020 Angkutan Gratis Bagi Siswa Mulai Operasional

  • 10-09-2019 / 16:36 WIB
  • Kategori:Batu
2020 Angkutan Gratis Bagi Siswa Mulai Operasional PELAJAR: Angkutan gratis bagi elajar Kota Batu diharap mengurangi kemacetan di jam tertentu da meringankan biaya transportasi bagi pelajar di Kota Batu.

MALANGPOSTONLINE.COM, BATU - Angkutan gratis bagi pelajar di Kota Batu direncakanan mulai beroperasi tahun 2020. Saat ini angkutan gratis yang akan memanfaatkan angkutan umum tersebut masih dalam kajian oleh Bappeda, Dindik, Dishub, dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batu.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bappeda Kota Batu, M. Chori bahwa rencana transportasi gratis bagi pelajar di Kota Batu tinggal sedkiti lagi. Pasalnya ia sudah mengganggarkan angkutan gratis tersebut dari APBD 2020 sekitar Rp 2 miliar.

"Masih banyak kajian yang menjadi pertimbangan untuk merealisasikan angkutan gratis. Meski begitu kami sudah menganggarakan dan diharap bisa direalisasikan pada tahun 2020," ujar Chori kepada Malangpostonline.com Selasa (10/9) siang. 

Ia menjelaskan dengan adanya angkutan gratis bagi pelajar di Kota Batu bisa menekan terjadinya kemacetan di Kota Batu. Selain memberi bantuan bagi pelajar melalui dana BOS melalui APBD. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih membenarkan jika angkutan gratis bagi pelajar tengah dalam kajian. "Untuk kendaaran gratis kini sedang digodok dengan Dishub dan Organda," imbuhnya. 

Lebih kanjut, Dinas Pendidikan nantinya akan mnyuplai jumlah siswa dengan alamatnya. Sehingga mana saja rute yang bisa dilewati angkot dengan alamat siswa. 

"Untuk detailnya kami belum tahu. Mulai dari rute dan mana saja lokasi ngetem bagi angkot. Namun yang pasti antar kecamatan akan ada titik ngetem bagi pelajar," bebernya.

Menurut Heni, kebijakan angkot gratis ini bisa sejalur dengan sietem zonasi yang telah diterapkan. Dengan begitu siswa akan lebih mudah untuk rute transportasi dari rumah siswa ke sekolah. 

"Setidaknya dari pembahasan yang sudah dilakukan. Nanti angkot di Kota Batu akan diberi stiker. Itu bisa dimanfaatka oleh pelajar tingkat SD-SMA saat berangkat dan pulang sekolah. Baik negeri dan swasta di jam tertentu," tuturnya.

Sedangkan dari Dishub, diungkap oleh Kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Susetya Herawan bahwa pihaknya masih menunggu kajian dari Bappeda. Baik dari rute hingga shalter angkutan umum. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU