Warga Kota Batu Nunggak BPJS Hingga Rp 7 Miliar

  • 13-09-2019 / 17:35 WIB
  • Kategori:Batu
Warga Kota Batu Nunggak BPJS Hingga Rp 7 Miliar Kesehatan: Kesehatan menjadi bidang utama yang mendapat dana APBD cukup tinggi dari beberapa bidang lainnya.

BATU - 17 ribu peserta mandiri di Kota Batu menunggak pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Rp 7,9 miliar dan Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPUBU) Rp 60 juta. Jumlah itu terhitung sejak bulan Januari hingga Agustus 2019 ini.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Hendry Wahyuni dalam kegiatan Kemitraan Tahap II dengan Pemkot Batu, Selasa (12/9) kemarin di Aston Inn Batu. Ia menjelaskan bahwa tunggakan dari 17.401 peserta mandiri dan 17 peserta dari PPUBU selama delapan bulan.

"Ada banyak masyarakat Kota Batu yang ikut dalam peserta mandiri BPJS Kesehatan menunggak pembayaran adalah masyarakat miskin. Sehingga banyak pembayaran yang menunggak," ujar Yuni kepada Malangpostonline.com

Dengan adanya tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan tersebut ia meminta agar Pemkot Batu segera melakukan pendataan kepada masyarakat tidak mampu. Sehingga pembayaraan dapat dicover melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk menutup tunggakan tersebut Pemda bisa menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCTH). Mengingat untuk dana DBHCTH yang diterima Kota Batu mencapai Rp 25 miliar untuk Kota Batu.

Selain itu, ia menambahkan untuk masyarakat Kota Batu yang sudah masuk dalam kepesertaan BPJS kesehatan ada 155.743 peserta dari total 213.790 penduduk. Sedangkan jumlah peserta yang belum tercover ada 58.047 warga Kota Batu.

Tak hanya itu, untuk penerimaan iuran yang telah dibayar oleh peserta BPJS Kesehatan di Kota Batu mencapai Rp 33,1 miliar. Hal itu berbanding terbalik dengan jumlah biaya fasilitas kesehatan yang dikeluarkan BPJS Cabang Malang  mencapai Rp 78.7 miliar. Artinya BPJS Kesehatan Cabang Malang mengalami defisit. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU