Pemkot Batu Beri Beasiswa Bagi Lulusan SMA/SMK Berprestasi dan Kurang Mampu

  • 15-09-2019 / 13:59 WIB
  • Kategori:Batu
Pemkot Batu Beri Beasiswa Bagi Lulusan SMA/SMK Berprestasi dan Kurang Mampu Pelajar : Pelajar lulusan SMA/K Kota Batu berkesempatan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

BATU - Pemerintah Kota Batu terus mengupayakan warganya untuk mendapat pendidikan tinggi bagi lulusan SMA/K di Kota Batu. Salah satunya dengan memberi beasiswa gratis senilai Rp 2 miliar bagi pelajar berprestasi dan tak mampu yang ingin melanjutkan perguruan tinggi.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih bahwa Pemkot Batu terus mengupayakan pendidikan gratis untuk meningkatkan SDM masyarakatnya. Sehingga tercipta masyarakat Kota Batu dengan SDM unggul.

"Pemberian beasiswa bagi perguruan tinggi bagi pelajar lulusan SMA/K asli Kota Batu ke perguruan tinggi ini telah dilakukan sejak tahun 2018. Ini merupakan program Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kota Batu melalui pendidikan," ujar Eny kepada Malangpostonline.com

Ia menjelaskan, pemberian beasiswa perguruan tinggi yang diberikan bagi siswa berprestasi dan siswa keluarga kurang mampu.  Beasiswa yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk belajar ke perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

"Untuk tahun ini ada 71 siswa-siswi asal Kota Batu mendapat beasiswa perguruan tinggi. Dengan empat mahasiswa belajar di luar negeri. Dua di Rusia, satu di China, dan satu di Madinah. Sementara tahun 2018 ada 45 warga Kota Batu yang menadapat beasiswa," bebernya.

Lebih lanjut, ia menerangkan biaya yang diberikan kepada setiap siswa peraih beasiswa mendapat Rp 2,5-5 juta per tahun untuk siswa yang sekolah di perguruan tinggi negeri/swasta dalam negeri. Sedang untuk yang belajar di luar negeri mulai Rp 10-15 juta per tahun.

Untuk persyaratan, Eny menambahkan, para pelajar ini bebas untuk memilih jurusan pendidikan yang akan ditempuh. Baik itu di perguruan tinggi di Indonesia ataupun di Luar Negeri. Dengan ketentuan lain, siswa mampu menyelesaikan perkuliahan wajib 4 tahun tidak boleh lebih.

"Selain itu IPK minimal 3.00 per semester. Jika tak mencapai rata-rata tersebut bantuan akan ditarik. Secara otomatis yang bersangkutan harus membiayai kuliahnya sendiri," pungkasnya. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU