Tuntaskan ODF, 2019 Kota Batu Sisakan 300 Akses Jamban

  • 09-10-2019 / 20:14 WIB
  • Kategori:Batu
Tuntaskan ODF, 2019 Kota Batu Sisakan 300 Akses Jamban Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Drg Kartika Trisulandari

Malangpostonline.com, BATU - Buang Air Besar Sembarangan (BABS) menjadi permasalahan bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Karena itu Dinas Kesehatan Kota Batu terus menuntaskan akses jamban sehat bagi masyarakat Kota Batu.

Tahun ini akses jamban sehat di Kota Batu tinggal menyelesaikan 300 jamban bagi warga Kota Batu yang belum memiliki akses jamban. Dengan separuhnya sekitar 140 jambanisasi oleh Dinas Kesehatan Kota Batu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Drg Kartika Trisulandari mengatakan jika Kota Batu bakal menjadi kota Open Defecation Free (ODF) atau Tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Itu karena Kota Batu telah melalui tahap verifikasi Open Defecation Free (ODF) oleh Pemprov Jatim pada Agustus lalu.

"Kami targetkan akses jamban bagi masyarakat Kota Batu selesai tahun ini. PR yang harus diselesaikan 300 jamban dengan 140 jamban digarap oleh Dinkes Kota Batu," ujar Kartika kepada Malangpostonline.com Rabu (9/10) siang.

Ia menjelaskan dengan adanya verifikasi oleh Pemprov Jatim bisa diartikan akses terhadap jamban di Kota Batu sudah layak. Meski diakuinya masih ada masyarakat Kota Batu yang BABS di sungai.

"Karena itu tidak hanya akses jamban bagi masyarakat. Tapi juga perlu dilakukan perubahan pola pikir bagi masyarakat," paparnya.

Untuk merubah pola pikir, lanjut Kartika, kedepan Dinas Kesehatan Kota Batu akan merangkul Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) untuk mensosialisasikan pentingnya tidak BABS.

Dengan menggandeng tokoh-tokoh agama, setidaknta masyarakat akan menjalankan hidup sehat. Teritama tidak buang air besar disembarang tempat atau di sungai.

"Melalui tokoh agama ini nanti ceramah bisa disisipkan mengenai kesehatan. Dengan begitu perubahan perilaku masyarakat bisa berubah," bebernya. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU