100 Kali Nyemplung Kali, Jadi Role Model Kota/Kabupaten

  • 13-10-2019 / 18:37 WIB
  • Kategori:Batu
100 Kali Nyemplung Kali, Jadi Role Model Kota/Kabupaten NYEMPLUNG: Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si dan Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK MIK nyemplung sungai Dam Prambatan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu dalam Sabers Punglu ke 100 kalinya, Minggu (13/10) siang.

Malangpostonline.com, BATU - Genap 100 kalinya disetiap hari Minggu tim Sabers Pungli (Sapu Bersih Sampah Nyamplung Kali). Sehingga sangat layak bila Sabers Pungli menjadi role model bagi kota/kabupaten di seluruh Indonesia untuk mencontohnya.

Bagaimana tidak, melalui sebuah gerakan yang terdiri dari beberapa individu cinta akan lingkungan. Sabers Pungli mampu mengajak semua elemen, meliputi Kementerian Lingkungan Hidup, Pemda khusunya Pemkot Batu, Polres Batu, Pemdes, komunitas, hingga individu mampu turun membersihkan sampah di sungai setiap minggunya.

Minggu (13/10) kemarin, menjadi hari yang sangat bersejarah. Pasalnya Tim Sabers Pungli mengadakan Sabers Nusantara Camp selama dua hari. Yani 12-13 Oktober 2019.

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si, Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK MIK, perwakilan BPBD se Jatim, 100 local guide clean the world dari beberapa meliputi Madura, Pontianak, Magelang, Bekasi, Blitar, Surabaya, hingga Bali.

Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si mengatakan bahwa Sabers Pungli adalah kekuatan dan aset yang harus dijaga dan dioptimalkan oleh semua elemen masyarakat. Karena hanya di Kota Batu ada komunitas dengan beragam latar belakang anggotnya tergabung untuk turun membersihkan sampah setiap minggunya ke sungai-sungai. 

"Sabers Pungli adalah kekuatan dan aset yang perlu dijaga di Kota Batu. Ini juga bisa menjadi role model bagi kab/kota di Indonesia untuk berperan serta menjaga lingkungan, khususnya sungai," ujar Dewanti.

Selain itu, lanjut orang nomor satu di Kota Batu ini. Sabers Pungli harus seoptimal mungkin menjaga lingkungan. Khususnya sumber dan DAS Brantas. Pasalnya sumber dan DAS Brantas yang berada wilayah di Kota Batu mengalir di sepanjang 14 kota/kabupaten di Jawa Timur.

Sementara itu, Anggota Sabers Pungli, Herman Aga menambahkan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua. Untuk hari mulai Sabtu (12/10) rangkaian acara terdiri dari pemutaran Film Sabers Pungli karya SMKN 3 Batu, meet up Indonesian Local Guide, volunteer camp, hiburan musik dan diskusi. 

"Sedangkan untuk Minggu (kemarin.red) kegiatan adalah bersih-bersih di Dam Prambatan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Dalam bersih-bersih sampah kali ini sekitar 4 ton sampah yang berhasil diangkat dari Dam Prambatan yang menjadi bagian dari DAS Brantas," bebernya.

Dengan edisi ke 100 kalinya ini, Sabers Pungli menjadi titik awal sebagai Sabers Brantas. Karema kedepan akan lebih menyasar ke DAS Brantas. Sedangkan Sabers Pungli akan menjdi salah satu bagianny. 

"Jadi fokus kedepan adalah DAS Brantas. Kemudian lebih luas lagi bisa diterapkan di seluruh Indonesia," beber Herman Aga kepada Malangpostonline.com Minggu (13/10) siang.

Untuk menyasar ke ranah yang lebih luas tersebut, Sabers Pungli telah membuka diri untuk berjejaring da sharing dengan kota lain. Pasalnya kegiatan tersebu haris disyiarkan sesuai amanat dan permintaan Kementerian Lingkungan Hidup. 

"Dalam mensyiarkan ini kami memanfaatkan indutri 4.0 atau menggunakan strategi yang lebih kontekstual melalui web dan media sosial. Dengan begitu jejaring akan lebih luas. Mengingat Sabers Pungli mampu bertahan hingga saat ini dengan berjejaring," pungkasnya. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU