Hilang 6 hari, Gadis Temas Batu Dibawa Kabur Pacar

  • 13-11-2019 / 17:38 WIB
  • Kategori:Batu
Hilang 6 hari, Gadis Temas Batu Dibawa Kabur Pacar ADA DI JOGJA: Adityo Pramono, kakak korban menunjukkan foto Hawaul Kharisma Salsabilla yang diduga dibawa kabur oleh pacarnya Mufti Fajri Madhani di Mapolres Batu kemarin.

Malangpostonline.com, BATU -  Enam hari sudah Hawaul Kharisma Salsabilla, 15, hilang tak diketahui rimbanya. Gadis asal Jalan Wukir Gang 5 Kelurahan Temas Kecamatan/Kota Batu itu diduga kuat dibawa kabur oleh pacarnya Mufti Fajri Madhani (21) asal Jawa Tengah. Kharisma sapaan akrab korban dibawa kabur oleh Dhani sejak Jumat (8/11) lalu. 

Karena sampai Rabu (13/11), Kharisma tak ada kabarnya, pihak keluarga pun akhirnya melapor ke UPPA Polres Batu. Sebelumnya, pada Sabtu (9/11) lalu, pihak keluarga juga sudah melaporkan ke Polres Batu. "Kharisma hilang sejak Jumat (8/11) lalu. Saat itu salah satu keluarga mengantar dia ke sekolah pukul 06.30," ujar Adityo Purnomo, kakak kandung korban kepada Malang Post, kemarin. 

Adit yakin adiknya dibawa kabur pacarnya karena pagi itu, Kharisma pergi ke sekolah di MAN Kota Batu diantarkan pamannya. Namun setelah turun dari motor, Kharisma tidak langsung masuk ke sekolah, tapi pamit ke pamannya untuk foto kopi. Paman Kharisma kemudian langsung pulang ke rumah.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 08.00, Wali Kelas Kharisma menghubungi pihak keluarga dan melaporkan jika Kharisma tidak masuk sekolah alias bolos.  "Setelah mendapat laporan dari wali kelas, keluarga tak mengira sama sekali kalau adik saya dibawa lari pacaranya. Kami baru ada kecurigaan kalau Kharisma dibawa kabur karena hingga Jumat (8/11) malam tak kunjung pulang," bebernya. 

Kecurigaan keluarga makin kuat karena HP milik ayah Kharisma juga raib. Karena itulah Sabtu (9/11) pihak keluarga melapor ke Polres Batu. Setelah laporan pertama tak mendapatkan kabar keberadaan korban, keluarga kembali ke Polres Batu kemarin untuk mencari informasi lebih lanjut soal korban. 

"Dari hasil kami ke Unit PPA sudah dapat informasi terbaru kalau keberadaan Kharisma ada di Sleman Jogjakarta. Itu didapat dari hasil pelacakan polisi melalui nomor ponsel korban," bebernya.

Adit juga mengakui jika pada Rabu (13/11) pagi kemarin, dirinya dihubungi oleh Kharisma. Ia mengaku dalam keadaan baik-baik saja. Bahkan Kharisma juga meminta uang, namun tak disebutkan untuk digunakan apa.  "Nah dari nomor yang menghubungi saya itulah nomor dapat terlacak. Kami berharap kasus ini segera bisa diselesaikan oleh pihak Kepolisian dan adik saya segera bisa ditemukan," bebernya.

Jauh sebelumnya, diungkap oleh Adit, bahwa Kharisma adalah anak yang baik. Namun setelah berkenalan dengan Dhani, yang diduga membawa kabur, perilaku Kharisma berubah drastis.

Perkenalan antara Kharisma dengan Dhani dimulai sejak bulan Juni 2019 saat keduanya bekerja casual di salah satu cafe di Alun-Alun Kota Batu. Sejak itulah mereka saling kenal dan berpacaran.  "Sebelumnya Kharisma tidak pernah berperilaku seperti ini. Dia baik dan penurut. Tapi setelah kenal dengan Dhani, Kharisma berubah total dan sulit diatur," bebernya. 

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Hendro Triwahyono M.H menyampiakan bahwa laporan anak hilang atas nama Hawaul Kharisma Salsabilla telah sampai di mejanya. Saat ini pihaknya tengah mengumpulkan barang bukti dan mencari keberadaan terduga yang membawa lari korban. 

"Saat ini kami tengah mencari keberadaan tersangka. Terakhir dari pelacakan kepolisian tersangka ada di Jogjakarta. Kasus ini masuk dalam pelarian anak di bawah umur," bebernya. (eri/lim/Malangpostonline.com)

Editor : lim
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU