Kukuhkan Dekranasda, Dewanti Soroti Kepengurusan

  • 02-12-2019 / 17:31 WIB
  • Kategori:Batu
Kukuhkan Dekranasda, Dewanti Soroti Kepengurusan KUNJUGI: Ketua Dekranasda Jatim, Arumni Bachsin saat mengunjungi produk kerajinan di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani Batu siang ini. 

Malangpostonline.com, BATU - Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si soroti kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batu periode 2017-2022. Pasalnya mayoritas pengurus diisi oleh pejabat Pemkot Batu. 

Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Batu ini dalam pengukuhan Dekranasda Kota Batu periode 2017-2022 yang digelar di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Batu, Senin (2/12) siang. 

"Selama ini peran Dekranasda di Kota Batu belum terlihat. Jadi pelaku UMKM di Kota Batu maju karena usaha dan kerja kerasnya sendiri," ungkap Dewanti dalam sambutannya.

Selain itu, lanjut dia, hampir mayoritas dari pengurus Dekranasda diisi oleh pekabat Kota Batu. Mereka yang menjabat banyak dari kepala dinas, kepala bidang, dan kepala seksi dari beberapa OPD yang bukan ahli dibidangnya.

Beberapa pengurus terpilih meliputi Ketua Umum, Wibi Punjul Santoso, Ketia Harian, Eko Suharsono selaku Kepala Diskumdag, serta Sekretaris diisi oleh Sekretaris Diskumdag, dan bendahara yang diisi juga oleh Bendahara Diskumdag Kota Batu. 

Begitu juga dengan bidang-bidang lainnya yang diisi oleh pejabat dari Diskumdag. Hal itulah yang menjadi sorotan bagi Dewanti dalam pengukuhan Dekranasda Kota Batu kemarin.

Disisi lain, ia mengungkapkan pertumbuhan UMKM di Kota Batu mampu rumbuh pesat. Itu karena beriringan dengan pertumbuhan wisata Kota Batu yang semakin pesat.

"Untuk Kota Batu sendiri, khususnya UMKN di bidang produk olahan dari bahan baku pertanian dan buah tumbuh pesat. Bahkan kualitasnya juga mempu bersaing dengan produk UMKM tingkat provinsi," bebernya.

Sebaliknya, lanjut Dewanti, untuk produk kerajinan sangat kurang sekali. Meskipun saat ini sudah terlihat progresnya.

"Meski produk kerajinan kurang, Alhamgulillah saat ini progres sudah luar biasa. Contohnya seperti pengerajin batik yang mampu bertahan seperti batik Olive dan Anjani. Sedangkan yang mampu berkembang seperti batik Dwi Satriyo, Batik Ciprat dan banyak lagi. 

"Untuk itu Pemkot Batu terus melakukan upaya agar kerajinan terus berkembang melalui kebijakan seperti mewajibkan ASN menggunakan batik khas Kota Batu. Bahkan saat melakukan dinas luar," bebernya.

 

Dalam pengukuhan tersebut turut hadir Ketua Dekranasda Jatim Arumni Bachsin. Ia menyampaikan bahwa ini merupakan peristiwa penting naginya. Istri dari Wabub Jatim ini berharap Dekranasda Kota Batu mempu bermitra dengan pemerintah, namun bukan untuk membebani.

"Dekranasda harus merangkul semua dan berkoordinasi dengan semua bidang. Dengan begitu pelaku UMKM akan terus berkembang di Kota Batu," bebernya. 

Ia juga mengapresiasi Kota Batu yang baru berusia 18 tahun, namun dalam setiap tahunnya kunjungan wisatawan mampu mencapai 6 juta wisatawan. Hal itu juga dimanfaatkan oleh masyarakatnya untuk menciptakan peluang usaha melalui UMKM. 

"Ini artinya SDM Kota Batu sangat maju. Karena sudah mampu memanfaatkan peluang yang ada dan memanfastkan potensi yang ada di Kota Batu seiring pertumbuhan wisatanya," papar Arumni. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU