Natal dan Tahun Baru, Kapolres Pastikan Harga dan Stok Sembako Aman

  • 04-12-2019 / 12:38 WIB
  • Kategori:Batu
Natal dan Tahun Baru, Kapolres Pastikan Harga dan Stok Sembako Aman SIDAK: Tim Satgas Pangan tengah melakukan operasi pasar di Pasar Besar Kota Batu Rabu (4/12) siang ini.

Malangpostonline.com, BATU - Satgas Pangan yang terdiri dari Dinas Koperasi Unit Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, Dinas Ketahanan Pangan, dan Polres Batu menggelar operasi pasar di beberapa titik Rabu (4/12) siang.

Beberapa diantaranya di Pasar Besar Kota Batu dan gudang sembako milik CV. Surna Anugrah di Kelurahan Sisir. Operasi pasar yang digelar merupakan tindak lanjut dari rakorda TPID untuk pengendalian inflasi dan memantau kenaikan harga bahan pokok yang berpotensi naik selama Natal dan Tahun Baru. 

Dari hasil sidak, beberapa harga bahan pokok yang berpotensi naik kenaikan seperti telur dari Rp 20 ribu per Kg menjadi Rp 23 ribu. Kemudian bawang putih stabil di harga Rp 26-28 per Kg.

Kemudian untuk cabai merah besar yang sempat melejit dari Rp 60 ribu per Kg pada Juli lalu kembali menjadi Rp 28 ribu. Serta daging ayam naik dari Rp 33 ribu per Kg dari Rp 30 ribu di bulan biasa.

Sementara untuk beberapa harga komoditi lainnya juga masih stabil seperti beras tetap di harga Rp 11 rinu per Kg, gula pasir Rp 11 ribu per Kg, minyak goreng turun menjadi Rp 11 ribu per liter dari Rp 13 ribu.Begitu juga dengan daging sapi yang stabil di harga Rp 115 per Kg.

Dalam operasi pasar yang dipimpin langsung oleh Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK M.Si mengatakan bahwa menjelang Natal dan Tahun baru masih belum ada kenaikan harga yang signifikan.

"Dari hasil operasi pasar harga sembako masih stabil. Kami juga akan pastikan untuk stok sembako dan bahan bakar untuk Natal dan Tahun Baru akan aman," ujar Harvi kepada Malangpostonline.com siang ini.

Akpol lukusan akpol 2001 ini juga menegaskan, jika nanti terbukti ada oknum yang melakukan spekulasi (memainkan harga.red). Pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

Ia menjelaskan, sanksi tersebut sesuai undang-undang nomor 07 tahun 2014 pasal 107 tentang perdagangan. Bahwa tidak boleh melakukan penimbunan untuk ambil keuntungan secara sepihak, itu bisa dikenakan pidana selama 5 tahun atau sanksi denda Rp 5 miliar.

Sementara itu, Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suharsono mengatakan jika sampai saat ini harga bahan pokok di pasar Kota Batu masih normal. "Dari hasil operasi pasar harga msih stabil. Kami berharap kondisi harga ini bisa bertahan hingga Natal dan Tahun Baru," imbuhnya.

Ia juga menghimbau pada konsumen untuk aktif melihat harga sembako yang sudah ditentukan oleh Diskumdag melalui web siskaperbapo. Disitu konsumen akan mengetahui HET sembako di tiap daerah. Khususnya di pasar-pasar Kota Batu.

Sebelumnya dalam Rakorda TPID, jika saat Natal dan Tahun Baru terjadi keniakan harga, Satgas Pangan diharapkan mencari akar malasahan naiknya harga atau hilangnya bahan pokok di pasaran. Selain itu Pemda melalui Diskoperindag bisa menggelar pasar murah. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU