2.552 Warga Kota Batu Derita Diabetes Karena Pola Hidup Buruk

  • 06-12-2019 / 19:03 WIB
  • Kategori:Batu
2.552 Warga Kota Batu Derita Diabetes Karena Pola Hidup Buruk

Malangpostonline.com, BATU - Penyakit diabetes mengancam setiap orangnya. Kota Batu mencatat ada 2552 penderita diabetes hingga bulan September 2019. Banyaknya penderita diabetes dikarenakan pola hidup yang tidak sehat seperti konsumsi makanan yang buruk dan kurang berolah raga.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M bahwa penyakit diabetes menjadi ancaman bagi setiap orang. Karena itu pihaknya bekerja sama dengan pihak akademisi, kedokteran, pengusaha, dan masyarakat untuk menekan angka penderita diabetes.

"Senam Sehat tanpa Diabetes dan Pemeriksaan Kesehatan yang digelar Pemkot Batu bersama Lions Club Indonesia ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka penderita diabetes di Kota Batu pada khususnya. Karena melalui olah raga rutin manjadi obat penangkal bagi selaga penyakit," ujar Punjul kepada Malangpostonline.com Jumat (6/12) ini.

Ia menerangkan lebih lanjut, saat ini penyakit diabetes tidak seperti dulu yang banyak diderita orang dengan usai 50 tahun ke atas. Itu diungkap Punjul karena pola makan yamg tidak sehat dan minim olahraga.

"Sekarang banyak orang usia 40 tahun keatas menderita diabet karena banyak makan-makanan instan yang dikonsumi. Bahkan anak-anak sekarang juga mengkonsumsi makanan instan serta jarang olah raga," bebernya.

Karena itulah Pemkot Batu berupaya menekan angka penderita diabet dengan senam sehat tanpa diabetes di Balai Kota Among Tani Batu yang diikuti oleh sekitar 1000 pegawai dan masyarakat Kota Batu.

Diharapnya dengan adanya senam tersebut mampu mengurangi angka penderita diabet dari tahun 2018 dengan 3058 penderita turun di tahun 2019 menjadi 2552 penderita di hingga september 2019.

Sementara itu, Dr. Charles Saerang mewakili Lions Club Indonesia menyampakan jika Senam Sehat tanpa Diabestes ini adalah pertama kalinya digelar di Kota Batu. Dengan antusiasnya warga Kota Batu yang berpartisipasi kedepan ia berncana untuk menggelar secara rutin.

"Diabetes dikarenakan makanan, pola hidup, dan keturunan. Itu semua bisa diminimalisir dengan olah raga dan makan-makanan sehat," bebernya.

 

Pihaknya mendorong melalui pendekatan olah raga rutin. Sedangkan untuk makanan dengan sosialisasi ke ibu-ibu agar memberikan asupan gizi yang sehat pada keluarga seperti sayur-suyuran dan meminimalisir konsumsi gula berlebih.

"Namun yang mencengangkan, penderita diabetes meningkat seiring dengan meningkatnya gaji. Karena dengan gaji yang meningkat seorang juga lebih sering untuk makan yang enak-enak," pungkasnya.

Selain senam sehat diabetes, peserta juga mengikuti jalan sehat dan pemeriksanaan kesehatan gratis. Salam pelaksanaanya diikuti sekitar 1000 warga dan pegawai Pemkot Batu.  (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU