Setahun BNNK Batu Amankan 6,95 gram Sabu dan 52,43 gram Ganja

  • 27-12-2019 / 16:12 WIB
  • Kategori:Batu
Setahun BNNK Batu Amankan 6,95 gram Sabu dan 52,43 gram Ganja Sampaikan : Kepala BNNK Batu, AKBP Mudawaroh menyampakan hasil pemberantasan dan program yang berhasil selama 2019 di kanto BNNK Batu, Jumat (27/12) sore.

BATU -  Badan Narkotika Nasional Kota Batu (BNNK Batu) merilis capaian dalam memberantas peredaran narkotika di kota wisata selama tahun 2019. Tercatat selama 2019 ini BNNK Batu berhasil menangkap basah tiga pelaku pengedar dan pengguna narkotika.

Diungkapkan Kepala BNNK Batu, AKBP Mudawaroh dari tiga kasus yang telah dinyatakan lengkap berkasnya oleh Kepolisian atau P-21. Dari penangkapan tersebut, BNNK Batu mengamankan 6,95 gram sabu dan 52,43 gram ganja.

Tersangkanya adalah Anang Heriawan merupakan ASN Pemkot Batu yang ditangkap pada 22 Februari 2019 dengan BB sabu 4,81 gram dan ganja 52,43 gram. Serta uang tunai Rp 700 ribu dan dua hp merek Samsung.

"Kemudian tersangka berikutnya ditangkap 2 Juli 2019 dalah Ngadi dan Iis Damayanti. Penangkapan tersebut berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 2,14 gram dan satu buah HP merek Samsung," ujar Mudawaroh kepada Malangpostonline.com Jumat (27/12) sore. 

Ia mengungkapkan, banyak dari pengguna narkotika di Kota Batu mengkonsumsi ganja dibanding sabu-sabu. Karena harga ganja lebih murah dari sabu-sabu. Dengan perbandingan 1 gram sabu bisa membeli 4 gram ganja. Harga 1 gram sabu Rp 1,7 juta.

Selain pemberantasan, BNNK Batu juga melalukan aksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. Aksi tersebut masuk dalam program Bang Wawan atau program berwawasan anti narkoba dengan melibatkan semua pemangku kepentingan di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

"Untuk program Bang Wawan kami melibatkan 20 lembaga. 10 dari pendidikan dan 10 dari masyarakat. Dari seluruh lembaga itu empat lembaga kami nyatakan responsif, dua dari lembaga pendidikan dan dua dari lembaga masyarakat," bebernya.

Serta, lanjut dia, desiminasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui talk show dan penyebaran informasi ke media massa. Juga membentuk Pegiat Anti Narkoba sebayak 80 orang yang terbagi dari 20 orang pegawai pemerintah, 20 orang pegawai swasta, 20 orang dari pendidikan, dan 20 orang masyarakat di Kota Batu.

"Kami juga memfasilitasi tes urine secara mandiri kepada 3.389 orang dari instansi pendidikan, swasta dan pendidikan," imbuh mantan Wakapolres Batu ini.

BNNK Batu, diungkapnya juga melakukan pelayanan rehabilitasi berupa layanan rahabilitasi rawat jalan kepada 35 orang. Dan layanan asesmen terpadu kepada 10 orang tersangka kasus narkoba. (eri)

Editor : eri
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU