Musim Hujan, Kota Batu Siaga Darurat Bencana

  • 08-01-2020 / 13:48 WIB
  • Kategori:Batu
Musim Hujan, Kota Batu Siaga Darurat Bencana Simulasi : Pemkot dan Polres Batu tengah melakukan simulasi bencana banjir dan tanam pohon dalam apel siaga darurat bencana di AMKE Desa Oro-Oro Ombo, Kec/Kota Batu Rabu (8/1) pagi ini.

Malangpostonline.com, BATU - Kota Batu siaga darurat bencana. Hal itu disampaikan dalam apel siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, tanah amblas, angin kencang, dan angin puting beliung di wilayah Kota Batu pada musim hujan 2020 yang dilaksanakan di AMKE, Desa Oro-Oro, Kec/Kota Batu, Rabu (8/1) pagi.

Status siaga darurat bencana tersebut mengacu dari trigger atau pemicu seperti hujan, potensi angin, kondisi kesadaran masyarakat yang membuang sampah sembarang tempat, dan gundulnya hutan yang ada di Gunung Panderman dan Arjuna akibat kebakaran hutan tahun lalu.

Selain itu, adanya prakiraan dari BMKG bahwa Kota Batu selama lima hari kedepan akan mengalami hujan. Begitu juga dengan terjadinya banjir dan angin kencang yang telah melanda beberapa daerah akhir-akhir ini.

Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si selaku pemimpin apel menyampaikan bahwa apel siaga bencana yang digelar untuk mempersiapkan personil gabungan hingga logistik. Untuk Kota Batu menjadi salah sati daerah rawan banjir, tanah longsor, tanah amblas, angin kencang, dan angin puting.

"Apel bencana bersama Polres Batu dengan Pemkot ini merupakan perintah dari Presiden RI dan Kapolri dalam mengantisipasi musim hujan. Selain itu dari perkiraan cuaca yang ekstrem," ujar Dewanti kepada Malangpostonline.com

Dengan begitu, lanjut Dewanti, apel yang digelar merupakan kewaspadaan dan kesiapan. Mengingat Kota Batu sangat beresiko teejadi banjir dan longsor dilihat dari kontur tanah.

Meski begitu, untuk peringatan lebih dini diungkapnya BPBD Kota Batu telah memiliki peralatan early warning system (EWS) di beberapa titik seperti Cangar Desa Sumberbrantas dan Songgoriti Kelurahan Songgokerto.

Selain itu untuk menekan angka korban kebancaan di Kota Batu pihaknya melakukan program mitigasi bencana di Kota Batu. Yakni meningkatkan pelatihan desa tangguh bencana, pelatihan penanganan darurat bencana, dan pelatihan ke sekolah-sekolah.

"Saya juga telah instruksikan kepada Kades/Lurah dan masyarakat untuk waspda iklim ekstrem. Serta agar menjaga kebersihan lingkungan. Saya juga pesan agar ketika ada tanda bahaya bencana masyarakat agar cepat menyelamatkan diri dan jangan mementingkan harta benda," urainya. (eri)

Editor : eri
Uploader : rois
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU