Sidak Pasar Sayur Tahap II, Dewan Pesimis Tak Selesai Tepat Waktu

  • 08-01-2020 / 19:17 WIB
  • Kategori:Batu
Sidak Pasar Sayur Tahap II, Dewan Pesimis Tak Selesai Tepat Waktu Sidak : Anggota DPRD Kota Batu saat sidak ke lokasi pembangunan Pasar Sayur tahap II untuk melihat progres pengerjaan, Rabu (8/11) siang.

Malangpostonline.com, BATU - Inspeksi mendadak dilakukan oleh anggota DPRD Kota Batu ke tempat pembangunan pasar sayur tahap II di Jalan Dewi Sartika Kota Batu, Rabu (8/1) siang.

Hasilnya para wakil rakyat ini pesimis pembangunan proyek senilai Rp 5 miliar ini bisa selesai hingga jangka waktu yang ditentukan. Yakni 28 Januari mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi C DPRD Batu, Didik Machmud saat melakukan sidak di pasar sayur kemarin yang mendapati sejumlah pekerjaan perlu dilakukan pembenahan. Diantaranya elevasi lantai, saluran air atau gorong-gorong, dan akses jalan yang dinilai kurang padat.

"Dari hasil sidak ada beberapa yang menurut kami yang perlu dilakukan penyempurnaan oleh pengembang. Mulai dari elevasi lantai yang perlu diperbaiki degan adanya sisa air hujan yang menggenangan dan penambahan karyawan agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu," ujar Didik kepada Malangpostonline.com

Selain itu ia juga akses jalan di dalam pasar sayur yang diungkapnya belum keras. Sebingga ketika ada kendaraan pengangkut barang keluar masuk rawan ambles.

Karena itu, pihaknya akan kembali melakukan sidak pada tanggal 20 Januari mendatang. Tujuannya untuk melihat progres pembangunan pasar sayur tahap II.

"Tak hanya pembangunan pasar. Kami juga menanyakan ke Diskumdag terkait pedagang yang akan menempati stan. Baik yang ada di kios/bedak samping maupun di pasar los yang saat ini dibangin," bebernya.

Didik menanyakan, apakah semua pedagang yang sebelumnya telah memiliki stan sudah terakomodir. Karena menurutnya jangan sampai permasalahan antar pedagang dengan pedagang dan pedagang dengan Pemerintah Daerah ketika pasar sudah diresmikan.

Perlu diketahui untuk jumlah stan pasar los tahap dua ada 144 stan dan empat stan untuk lelang. Kemudian untuk jumlah kios/bedak dalam pembangunan tahap I ada 136 kios bolak-balik. Totalnya ada 280 kios dan stand pasar los.

Dari total pedagang yang telah terdata Diskumdag Kota Batu berjumlah 258 pedagang. Artinya ada sisa 22 stan pasar los yang nantinya masih akan koordinasikan kembali antara pedagang dengan Diskumdag. (eri)

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU