Smart Beauty

Buka Sanggar Tari untuk Anak-Anak

  • 10-01-2020 / 09:55 WIB
  • Kategori:Batu
Buka Sanggar Tari untuk Anak-Anak Shelby Eka Maretta

Malangpostonline.com - Hobi melahirkan prestasi. Tak terkecuali yang dilakoni perempuan cantik bernama Shelby Eka Maretta. Ia menjalani hobinya di bidang seni tari dan meraih banyak prestasi. Bahkan mendirikan sanggar tari yang dinamainya Sanggarku. Peserta adalah anak-anak di kampungnya. Kebanyakan masih duduk di bangku SD/SMP.

" Seni tari memang sudah mendarah daging di keluargaku," ujar perempuan yang akrab disapa Shelby ini kepada Malang Post.

Ia menceritakan jika sejak kecil telah belajar tari. Ia belajar dari sang ibu yang juga menguasai trian tradisional. Meski begitu ia tak hanya belajar tari tradisional. Tapi juga tari modern.

"Kalau dibilang keturunan ada dari mama. Tapi mama mayoritas di tradisional aja. Kalau saya kebetulan bisa di tradisi dan modern karena sering latihan," beber perempuan kelahiran Malang, 11 Maret 1998 ini.

Menurutnya, keahlian menari harus dikembangkan dan tak berhenti pada satu keahlian saja. Perempuan asal Kepanjen ini selalu memperkaya setiap gerakan dan juga ilmu tentang seni tari.

Berkat keterampilan dan kecintaannya pada seni tari itulah, Shelby terpilih sebagai duta pemuda Kabupaten Malang 2018 sekaligus duta pemuda Provinsi Jawa Timur 2018. Hal itu tentunya menjadi kebanggaan bagi dirinya, karena mampu mewakili Jatim dalam melestarikan dan mempromosikan tari tradisional.

Apalagi, dalam dua bulan lalu Shelby berkesempatan untuk mengunjungi Jepang bersama Tim Wonderful Indonesia. Itu sebuah kesempatan emas baginya untuk mempromosikan tari daerah tradisional.

"Dua bulan lalu menjadi kesempatan langka bagi saya. Awalnya sih bimbang ya soalnya harus ninggal kuliah. Tapi kalau tidak sekarang kapan lagi, begitu pikir saya," ungkapnya.

Di sana Shelby bersama tim dari Indonesia mempromosikan wisata yang ada di nusantara. Selain mempromosikan tempat-tempat wisata, ia juga saling belajar budaya dengan negara tuan rumah maupun negara lain.

"Selain itu kami juga ia menampilkan tari dan model. Di sana kami dibagi ke beberapa divisi. Kesenian dan modelling. Saya di divisi modellingnya. Tapi kadang ikut perform tari juga waktu tari bersama, gak melulu modelling terus," ceritanya.

Mahasiswi Fakultas Sastra, Seni Tari dan Musik Universitas Negeri Malang (UM) bahkan tak ingin ilmu yang dimilikinya berhenti pada dirinya sendiri. Sehingga ia juga merintis sanggar tari bersama sang ibu di rumahnya yang baru berdiri lima bulan lalu.

Namun karena ia juga disibukkan dengan kuliahnya, dalam mengajar di sanggar ia bergantian dengan ibunya. "Untuk ngajar tari saya gantian ngajar dengan mama. Tapi kalau ada acara saya selalu ikut serta dalam kegiatan sanggar karena acaranya kebetulan selalu weekend," imbuh Puteri Kebaya 2 Kabupaten Malang 2016 ini.(eri/ary)

 

Editor : Ary
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU