Perumdam Among Tirto Akan Revisi MOU Pamanfaatan Air dengan Kota/Kabupaten Malang

  • 10-01-2020 / 19:43 WIB
  • Kategori:Batu
Perumdam Among Tirto Akan Revisi MOU Pamanfaatan Air dengan Kota/Kabupaten Malang Direktur Perumdam Among Tirto, Edi Sunaedi

Malangpostonline.comBATU - Perumdam (Perusahaan Umum Daerah Air Minum) Among Tirto Kota Batu berencana untuk meningkatkan tarif harga air yang dimanfaatkan oleh Kota Malang dan Kabupaten Malang. Rencananya merevisi memorandum of understanding atau MoU Pemanfaatan Air dengan dua daerah itu akan diajukan ke DPRD dan Pemkot Batu tahun ini.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Perumdam Among Tirto, Edi Sunaedi bahwa rencana kenaikan tarif air untuk Kota dan Kabupaten Malang akan segera dilakukan. Mengingat MOU Pemanfaatan Air dengan Kota dan Kabupaten Malang sudah 15 tahun ini tak dilakukan revisi.  

"Sesuai aturan, untuk revisi MoU pemanfaatan air boleh dilakukan pembaruannya setiap tiga tahunnya. Namun sudah 15 tahun ini MoU pemanfaatan air tidak diperbaiki," ujar Sunaedi kepada Malangpostonline.com Jumat (10/1) sore.

Sokek, sapaan akrabnya menjelaskan untuk revisi tersebut, ia akan menyesuaikan tarif dengan biaya operasional yang selama ini dikeluarkan oleh Perumdam Among Tirto Kota Batu. Karena menurutnya sudah selayaknta afa kenaikan tarif pemanfaatan air.

"Nanti isi revisi kami akan menaikkan harga. Karena selama ini biaya operasional tidak sepadan dengan harga air yang diambil oleh Kota dan Kabupaten Malang," bebernya.

Ia menambahkan, kenaikan harga air yang akan dilakukannya juga karena selama ini Kota Malang dan Kabupaten Malang tidak melakukan konservasi lingkungan di untuk menjaga di sumbar air yang dimanfaatkan airnya. 

Sokek menerangkan, Kota Malang memanfaatkan air dari Sumber Banyuning Desa Punten, Kecamatan Bumiaji dengan harga Rp. 90 per meter kubik. Sedangkan untuk Kabupaten Malang memanfaatkan sumber air Sumber Cinde Desa Bumiaji dan Sumber Dandang Desa Junrejo dengan harga Rp. 40 per meter kubik. (eri)

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU