Audiensi dengan Bakorwil III Malang, Pemkot Bahas Kereta Gantung

  • 22-01-2020 / 14:02 WIB
  • Kategori:Batu
Audiensi dengan Bakorwil III Malang, Pemkot Bahas Kereta Gantung Audiensi : Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si didampingi Wawali Ir. Punjul Santoso M.M meberikan cidera mata kepada Kepala Bakorwil III Jatim di Malang, Drs. KH. Sjaichul Ghulam usai audiensi di Among Tani, siang ini.

Malangpostonline.com, BATU - Pemerintah Kota Batu menggelar audiensi dengan Bakorwil III Malang Rabu (22/1) siang. Dalam jalannya audiensi Pemkot Batu memaparkan tentang rencana dan persiapan pembangunan kereta gantung.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si bahwa audiensi yang dilaksanakan membahas tentang percepatan akses ekonomi antar daerah. Untuk Kota Batu yang terkait dalam percepatan akses perekonomian Bromo Tengger Semeru (BTS) menyampailan rencana pembangungan kereta gatung.

"Sebenarnya ini adalah silahturahmi Kepala Bakorwil yang baru. Tapi kebetulan Bu Gub kemarin ketika road show ke Pak Wakil Presiden, Menteri Perekonomian, dan beberapa menteri membahas percepatan ekonomi. Salah satunya kereta gantung," ujar Dewanti kepada Malangpostonline.com Rabu (22/1) siang.

Ia menjelaskan, pembahasan kereta gantung tersebut mendapat tanggapan dari Bu Khofifah. Pasalnya saat Pemkot Batu menjelaskan konsep pembangunan kereta gantung kepada orang nomor satu di Jatim, langsung mendapat dukungan penuh.  

"Karena Bu Gubernur mendukung, beliau akan mempercepat komunikasi dengan Pak Presiden dan Kementerian terkait. Akan dipastikan dalam waktu dekat ini tim verifikasi akan dari Kementerian Perhubungan akan datang ke Kota Batu," bebernya.

Ia menerangkan, jika sebelumnya banyak kendala yang menghambat pembangunan kereta gantung. Salah satu kendala adalah regulasi yang belum ada di Indonesia.

Regulasi tersebut adalah pembangunan kereta gantung tidak bisa dilukan di kawasan kota. Tapi hanya di kawasan wisata seperti di TMII.

"Sementara Kota Batu ini seluruhnya adalah kota wisata. Dari pemikiran kami itulah kami menginginkan kereta gantung memutari Kota Batu. Sebenarnya juga bukan jadi masalah. Karena perusahaan kereta gatung Doppelmayr yang akan membangun di Kota Batu juga sudah pernah membangun di wilayah kota seperti Vietnam," urainya.

"Jadi kekhawatiran seperti kecelakaan dan lainnya tak perlu dikhawatirkan. Karena kami telah melakukan kajian studi kelayakan dan perusahaan yang kami gandeng sudah profesional," imbuhnya. (eri)

Editor : eri
Uploader : rois
Penulis : eri
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU