Dewan Soroti Retribusi Parkir Tak Rasional

  • 27-01-2020 / 17:36 WIB
  • Kategori:Batu
Dewan Soroti Retribusi Parkir Tak Rasional

Malangpostonline.comBATU - Persoalan retribusi parkir di tepi jalan yang selalu tak memenuhi target setiap tahunnya manjadi perhatian bagi DPRD Kota Batu selaku wakil rakyat. Karena itu DPRD Kota Batu menggelar hearing dan peninjauan langsung ke salah satu titik parkir di Alun-Alun Batu dengan Dishub Senin (27/1) sore.

Suwandi, Anggota Komisi A DPRD Kota Batu menyampaikan dari hearing dan peninjuan bahwa banyak hal yang tak rasional dalam pembayaran retribusi parkir dari Jukir ke Dishub. Ia mencontohkan, misalnya dari empat titik parkir yang ada di Alun-Alun Kota Batu misalnya bahwa setiap Jukir menyetor retribusi parkir ke Dishub Kota Batu Rp 15 ribu per orangnya.

"Banyak hal yang tidak rasional dalam retribusi parkir. Kalau kita lihat di Alun-Alun Batu setiap harinya tak pernah sepi. Tiap titik parkir dari empat parkir mampu menampung sekitar 250 sepeda motor secara bergantian. Tapi retribusi Jukir ke Dishub per harinya hanya Rp 15 ribu. Ini tidak rasional," ujar Suwandi kepada Malangpostonline.com Senin (27/1) sore ini.

Tak hanya itu, diungkapnya jika Perda Parkir yang lama untuk kendaraan sepeda motor hanya dikenakan biaya Rp 1000. Sebaliknya di lapangan, Jukir menarik parkir ke pengendara senilai Rp 2000 ribu. Bahkan tanpa karcis parkir.

"Karena itu dengan hearing dan sidak ke lokasi langsung kami bisa tahu bagaimana penerapan parkir di tepi jalan. Hasilnya memang tidak rasional. Kami berharap nantinya dengan penerapan Perda Parkir yang saat ini masih dievaluasi di Provinsi bisa diterapkan dengan benar. Sehingga target PAD dari retribusi parkir di tepi jalan senilai Rp 1,5 miliar bisa tercapai," harapnya. (eri)

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU