Gelar Kompetisi Usia Dini, SSIFS Undang Arif Suyono

  • 02-02-2020 / 13:24 WIB
  • Kategori:Batu
Gelar Kompetisi Usia Dini, SSIFS Undang Arif Suyono Seru : Kompetisi usia dini digelar oleh SSIFS di Lapangan Gelora Sumberejo, Desa Sumberejo, Kecamatan/Kota Batu berlangsung seru Minggu (2/2) pagi.

Malangpostonline.comBATU - Kompetisi usia dini digelar oleh Sky Swans Indonesian Football School (SSIFS) Desa Sumberejo, Kecamatan/Kota Batu Minggu (2/2). Kompetisi diikuti oleh 40 tim sepak bola dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kompetisi bertajuk SSIFS merupakan yang pertama kalinya digelar di Kota Batu yang menghadirkan berbagai tim dari Jawa Timur. Yang dalam pelaksanaannya mempertandingkan tiga kategori usia.

Diantaranya U9 dengan total 8 tim, U11 dengan total 16 tim, dan U13 sejumlah 16 tim. Dengan pelaksanaannya menggunakan sistem gugur. Kemudian para tim dari tiap kategori akan memperebutkan juara 1, 2, dan 3 bagi yang lolos.

Sedangkan bagi yang kalah juga akan memperebutkan juara fun winner. Serta perebutan top score dan pemain terbaik, trophy, dan juga bola bagi pemenang.

Ketua Panitia, Muhammad Hamzah mengatakan bahwa kompetisi sepak bola bagi usia dini yang digelar oleh SSIFS merupakan yang pertama kalinya digelar di Kota Batu. Tujuannya untuk memberi wadah bagi tim di tingkat desa/kelurahan di Jatim untuk menunjukkan eksistensinya.

"Selain itu kami ingin kompetisi ini jadi ajang pembinaan dan mencari atlet muda. Serta sebagai ajang bagi atlet muda menunjukkan kemampuannya. Agar kedepannya mampu berkiprah manjadi atlet profesional," ujar Hamzah kepada Malangpostonline.com Minggu (2/2) pagi.

Ia menjelaskan, dengan andanya kompetisi ini juga akan menambah jam terbang atlet-atlet muda di bidang sepak bola. Merutnya kegiatan ini adalah sebuah terobosan. Karena melihat dunia sepakbola Indonesia saat ini tengah mencari atlet-atlet muda berbakat.

"Kami harap kompetisi ini bisa digelar setiap tahunnya. Serta adanya perhatian dari Pemerintah Desa Sumberejo untuk peningkatan fasilitas di Lapangan Gelora Sumberejo agar sesuai standar," beber owner SSIFS ini.

Menurutnya dengan adanya perhatian dari Pemdes untuk peningkatan fasilitas lapangan secara tak langsung akan meningkatkan PADes. Baik melalui sewa lapangan bermain untuk kompetisi hingga sebagai tempat berlatihnya SSB di tingkat desa dan melahirkan atlet sepak bola ternama.

Sebelum dibuka, dalam kompetisi usia dini digelar oleh SSIFS juga digelar coaching clinic oleh atlet sepak bola asal Kota Batu Arif Suyono alias Keceng. Coaching clinic itu diikuti dengan antusias oleh anak-anak dengan bersemangat.

Anggota Askot PSSI Kota Batu ini mengungkapkan jika dirinya sangat sangat senang dan mendukung penuh kompetisi bagi atlet muda.

"Tadi pagi seneng aku mas, teringat masa SSB. Mudah-mudahan dengan adanya kompetisi antar SSB ini bisa mencetak pemain-pemain handal kususnya daerah Batu," papar mantan punggawa Arema FC ini.

Ia menambahkan, apalagi khususnya daerah Batu setelah generasinya tidak ada pemain asli Kota Batu yang berkiprah di tingkat nasional.

Sementara melihat fasilitas dan kondisi lapangan di Desa Sumberejo, diungkapnya memang kurang mendukung. Bahkan tak hanya di Kota Batu. Tapi di seluruh Indonesia.

"Hampir rata di seluruh indonesia mas kalau kendala yan paling utama adalah sarana dan prasana. Tapi kalau kita tidak jalan apapun kondisinya atau nunggu sarana yang baik, kemungkinan besar malah gak jalan. Harapanku kedepan (lapangan.red) di perbaiki agar banyak lahir atlet profesional dari Kota Batu," pungkasnya. (eri)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU