Pemdes dan Pemkot Mulai Sosialisasi Rencana Pemekaran Desa Tulungrejo

  • 03-02-2020 / 19:59 WIB
  • Kategori:Batu
Pemdes dan Pemkot Mulai Sosialisasi Rencana Pemekaran Desa Tulungrejo Sosialisasi : Puluhan perwakilan warga, lembaga desa dan Pemdes hingga Bagian Administrasi dan Pemerintahan, Setda Pemkot Batu membahas Rencana Pemekaran Desa Tulungrejo sore ini.

Malangpostonline.comBATU - Rencana pemekaran Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu mulai dilempar oleh warga Dusun Junggo dan Dusun Wonorejo dan difasilitasi oleh Pemerintah Desa Tulungrejo di kantor desa Senin (3/2) sore.

Artinya bakal ada desa baru di Kecamatan Bumiaji bernama Desa Junggorejo yang merupakan nama gabungan dari Dusun Junggo dan Dusun Wonorejo yang berada di Desa Tulungrejo.

Kepala Desa Torongrejo, Suliono mengatakan bahwa keinginan pemekaran desa sebenarnya sudah sejak lama digagas oleh warga. Gahasan tersebut muncul mulai tahun 2004-2005 silam.

"Sebenarnya wacana pemekaran Desa Tulungrejo telah digagas sejak lama. Kemudian beberapa waktu kembali dibahas oleh warga,. Karena itu sosialisasi ini peraturan dan prosedur ini digelar," ujar Suliono kepada Malangpostonline.com sore ini.

Ia menerangkan, tujuan sosialiasi ini sebagai respon Pemdes untuk menampung aspirasi masyarakat. Yang awalnya Badan Pengawas Desa (BPD) melayangkan surat (pembahasan pemekaran.red) ke Pemdes dan tindak lanjuti.

Selama aspirasi sesuai aturan dan prosedur, diungkapnya Pemdes akan fasilitasi. Serta melalui sosialisasi ini ia berharap masyarakat akan diterangkan terkait tahapan, mekanisme, dan ketentuan aturan. 

"Intinya semua ini tidak ada kepentingan politik. Jadi memang murni keinginan masyarakat demi pemerataan pelayanan dan pembangunan," bebernya. 

Ia menerangkan saat ini di Desa Tidakulungrejo ada lima dusun. Yaitu Dusun Kekep, Gondang, Gerdu, Wonorejo, dan Junggo. Jika jadi pemekaran Tulungrejo akan diisi dengan tiga dusun. 

"Untuk saat ini kami masih sosialisasi. Hasilnya kami mesih menunggu mekanisme dan tahapan yang harus dipenuhi. Salah satunya terkait tafsir tentang Permendagri No 1 tahun 2017 yang berkaitan dengan syarat minimal jumlah penduduk," bebernya.

Lebih lanjut, tafsir yang dimaksud adalah aturan tentang untuk pemekaran sebuah desa baru harus memiliki penduduk minimal 6 ribu jiwa. Yang jika ditafsirkan minimal penduduk tersebut apakah harus desa baru minimal punya 6 ribu penduduk atau desa yang memiliki 6 ribu penduduk bisa dimekarkan. 

"Dari multi tafsir itulah masih akan dikaji oleh Pemerintah Kota melalui Bagian Pemerintahan Setda Kota Batu," imbuh Suliyono. (eri)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU