55 Lulusan Poltekad Harus Kembangkan Alutsista

  • 06-02-2020 / 22:08 WIB
  • Kategori:Batu
55 Lulusan Poltekad Harus Kembangkan Alutsista Tinjau : Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto tengah meninjau alutsista karya mahasiswa Politeknik Angkatan Darat kemarin.

Malangpostonline.com, BATU - Sebanyak 55 mahasiswa mengikuti mengikuti wisuda Diploma 4 Angkatan I Tahun Pendidikan 2016 – 2020 di aula Gedung Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Politeknik Angkatan Darat di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (6/1) kemarin.

Dalam pelaksanaanya Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto menjadi inspektur upacara Penutupan Pendidikan & Wisuda Diploma 4 Angkatan I Tahun Pendidikan 2016 – 2020. 

Pada angkatan pertama tersebut tercatat ada 55 mahasiswa yang lulus. Mahasiswa itu meliputi 18 orang wisudawan Prodi Elektronika Sistem Senjata, 19 orang wisudawan Prodi Telekomunikasi Militer, dan 18 orang wisudawan Prodi Otomotif Kendaraan Tempur. Para wisudawan mendapatkan gelar S.T.Tr. (Sarjana Teknik Terapan.red).

Putranto menyampaikan bahwa dirinya sangat bangga kepada puluhan lulusan pertama yang telah belajar ilmu terapan di Poltekad. Apalagi ada tiga bidang yang bisa dikombinasi dengan berbagai kegiatan yang mendukung tugas pokok jajaran TNI-AD.

"Kita lihat bersama tadi, mereka masih muda namun memiliki potensi untuk mengembangkan sesuatu sudah dilakukan (alutsista.red)," ujar Putranto kepada wartawan kemarin.

Ia juha menerangkan, meskipun mahasiswa yang lulus tingkat awalnya adalah pemula. Tapi ide-idenya tidak kalah dalam membuat alutsista. Sehingga pihaknya sudah melapor ke Kasad Jenderal Andika Perkasa agar produk para mahasiswa yang berupa peralatan tempur bisa disempurnakan pada tahun-tahun ajaran berikutnya.

“Ide itu yang mahal. Maka dengan ide yang dimiliki mahasiswa ini bisa dikombinasikan kedepannya. Saya sudah lapor ke Bapak Kasad dari apa yang telah dikerjakan tahun ini harus dikembangkan untuk tahun berikutnya. Ini agar persenjataan yang telah dibuat tidak sia-sia, karena biayanya cukup besar,” paparnya. 

Ia mencontohkan salah alutsista yang yang dibuat berupa robotik untuk membawa bom. Menurutnya produk itu berada pada tingkatan pertama. Sehingga masih perlu ditingkatkan lagi untuk menyempurknakan fungsi. Begitu juga beberapa produk lainnya seperti alat deteksi melihat sensor dengan jarak jauh yang menurutnya bisa disatukan.

Putranto menambahkan dengan wisuda yang digelar, maka TNI-AD mendapat tambahan Sarjana Terapan Teknik. Selanjutnya, diungkapnya jika tugas para sarjana adalah melaksanakan tugas sebagai Bintara Teknisi, Asisten Pelatih dan Instruktur/Pelatih dasar-dasar Teknologi Alutsista di Lembaga Pendidikan jajaran TNI. 

“Seiring dengan kemajuan teknologi, perlu kita sadari bersama pentingnya alutsista yang telah dimiliki TNI-AD sangat berpengaruh terhadap pertahanan negara. Begitu juga terhadap kedudukan negara dalam diplomasi politik Internasional,” imbuhnya.

Selain beragam alutsista baru yang dimiliki TNI-AD. Putranto juga mengapresiasi tenaga pendidik yang selama ini sudah membimbing para mahasiswa sehingga bisa lulus serta mampu menciptakan alutsista baru.

“Kami berharap para lulusan ini tidak menganggur dengan dibawa ke Pindad atau perusahaan yang berkaitan dengan pertahanan. Beberapa sudah saya catat dan bagus,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah jajaran jenderal seperti Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Pangdivif 2/Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, Danpussenarmed Brigjen TNI Purbo Prastowo, Danpussenarhanud Brigjen TNI Toto Nugroho termasuk Wadanpussenif Brigjen TNI Agus Subiyanto. Sejumlah petinggi dari universitas yang berada di Kota Malang juga turut hadir. (eri)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU