Desa Wisata Harus Miliki Rest Area

  • 07-02-2020 / 20:50 WIB
  • Kategori:Batu
Desa Wisata Harus Miliki Rest Area Rest Area : Rest area Tulungrejo salah satu fasilitas yang dibangun dengan selama tiga tahun ini.

Malangpostonline.comBATU - Keinginan pemerintah Kota Batu agar setiap desa/kelurahan di Kota Batu memiliki desa wisata mendapat dukungan oleh anggota DPRD Kota Batu. Namun sebelum jauh melangkah, pembangunan infrastuktur pendukung harus ada. Salah satunya adalah rest area.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari S.Sos bahwa perlunya pembangunan infrastuktur rest area tiap desa/kelurahan yang telah bertatus sebagai desa wisata. Pasalnya dengan adanya rest area pemberdayaan masyarakat akan tercipta.

"Kota Batu adalah destinasi wisata. Artinya setiap desa/kelurahan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Karena itu perlu dukungan ifrastuktur di berbagai bidang agar sektor wisata mampu memberdayakan masyarakatnya," ujar Khamim kepada Malangpostonline.com

Ia menegaskan, salah satunya yang infrastuktur yang penting adalah rest area. Karena menurutnya dengan adanya rest area akan banyak solusi dari masalah di pedesaan yang terpecahkan.

"Salah satu pendukung yang penting tiap desa wisata adalah rest area. Karena dengan adanya rest area berbagai masalah akan terpecahkan. Mulai dari pengurai kemacetan, pemberdayaan warga, hingga pemasukan bagi desa," terang politisi PDIP ini.

Khamim menguraikan, untuk kemacetan misalnya bisa diurai dengan adanya rest area. Karena nantinya pengunjung harus parkir di rest area salah satu desa wisata sebelum berkunjung.

Lebih lanjut, dengan adanya rest area juga bisa menampung produk UMKM di desa tersebut. Yang kemudian rest area bisa dikelola oleh Bumdes. Baik parkir hingga outlet yang menjual produk UMKM tiap desanya.

"Rest area yang dikelola oleh Bumdes ini memang sudah ada beberapa di Kota Batu. Contohnya di Desa Oro-Oro Ombo dan Tulungrejo. Khusus di Tulungrejo saja nantinya akan dilengkapi dengan kamar mandi air panas. Ini nilai plus dan juga menjadi nilai tambah bagi PADes," bebernya.

Untuk pembangunannya, diungkap Khamim bisa memaksimalkan Tanah Kas Desa (TKD). Begitu juga dengan anggarannya bisa memanfaatkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dengan pengerjaan multiyears. (eri)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU