Temukan Sumuran, Situs Pendem Diduga Candi

  • 16-02-2020 / 20:18 WIB
  • Kategori:Batu
Temukan Sumuran, Situs Pendem Diduga Candi Sumuran : Arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho bersama Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari dan Sejarawan UM, Dwi Cahyono saat meninjau lokasi ekskavasi yang ditemukan Sumuran di Desa Pendem, Kec. Junrejo, Kota Batu sore ini.

Malangpostonline.comBATU - Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan (BPCB Trowulan) Jatim untuk ketiga kalinya melakukan ekskavasi atau penggalian di situs Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Hasilnya Tim Arkeolog ini berhasil menemukan Sumuran di tengah situs Pendem. 

Diduga kuat dengan penemuan Sumuran tepat di tengah-tengah situs Pendem adalah sebuah candi. Penemuan itu menguatkan bahwa situs Pendem merupakan peninggalan dari kerajaan Mataram Kuno abad 9. Itu mengacu dari stuktur batu bata yang tebal dan letaknya yang dekat prasasti Sangguran.

Arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan bahwa penemuan Sumuran tepat di tengah situs Pendem berbentuk segi empat berukuran 210 cm x 210 cm pada Sabtu (15/2) sore. 

"Penemuan Sumuran ini meyakinkan kami bahwa situs Pendem adalah candi. Karena setiap candi memiliki Sumuran. Selai itu sebelumnya warga juga menemukan yoni dan masih tersimpan sekitar 10 meter dari lokasi candi," ujar Wicaksono kepada Malangpostonline.com Minggu (16/2) sore. 

Penemuan itu, diungkapnya juga berkaitan erat dengan prasasti Sangguran yang saat ini berada di Scotlandia di Lord Minto yang dihadiahkan oleh Raffles selaku gubernur Hindia saat itu. Mengingat prasasti Sangguran letaknya juga tak jauh dari situs Pendem.

"Temuan Candi di situs Pendem ini bisa menguak banyak kisah sejarah di Kota Batu. Termasuk keberadaan Prasasti Sangguran. Karema dalam prasasti Sangguran disebutkan adanya tempat suci. Kemungkinan besar yang disebut dalam prasasti itu adalah candi ini (situs Pendem.red)," tegasnya.

Pada ekskavasi ketiga ini, pihaknya mebuatkan penutup yang melingkari situs Pendem. Dengan penggalian situs Pendem mencapai 7,5 meter x 7,5 meter. Yang kemudian ia berharap ada tindak lanjut dari Pemkot Batu.

"Setelah eskavasi yang kami lakukan sejak Rabu (12/2) lalu, selanjutnya kami agendakan audiensi dengan Wali Kota Batu untuk mempresentasikan hasil yang ditemukan. Kami berharap Pemkot Batu bisa menindaklanjuti karena ini kaitannya dengan sejarah Kota Batu,” paparnya.

Sementara itu, Sejarawan UM, Dwi Cahyono menambahkan jika penemuan Sumuran di situs Pendem sangatlah penting. Karena penemuan Sumuran membuktikan bahwa struktur bangunan itu adalah candi. 

Dugaan kuat jika situs Pendem adalah bangunan candi pernah ditulis oleh Dwi Cahyono dalam bukunya berjudul Sejarah Daerah Batu. Ia menuliskan jika seorag Surveyor Kopi dari Belanda bernama J.I van Sevenhoven pada tahun 1828 melakukan perjalanan dari Malang menuju Batu dan Ngantang.

Pada saat itu, van Sevenhoven dalam sumber Rapporteb Oudhe-inkudig Commisie op Java en Madoera (ROC) pada awal 1900 dan di dalam Oudheidkundg Verslag (OV) pada 1920 menemukan Candi di Pendem. Namun tak disebutkan letak candi secara tepat.

"Dari hasil penemuan candi di penggalian situs Pendem ini ada indikator jika yang dicatat oleh van Sevenhoven adalah situs Pendem," imbuhnya.

Menjadi pertanyaan penting, dari periode yang mana candi ini? Tidak jauh dari lokasi ini, ada peninggalan penting yakni prasasti Sangguran pada 982. Situs Pendem diyakininya ada kaitannya dengan Prasasti Sangguran yang kini berada di Skotlandia yang dibuat pada awal abad ke-10 dan menjadi catatan sejarah paling awal di Kota Batu.

“Diungkap pula dalam prasasti Sangguran juga memiliki bangunan suci. Sebagai desa perdikan saat itu, bangunan suci digunakan untuk kepentingan pelaksanaan upacara dan dinamai Mananjung. Artinya Mananjung letaknya tidak jauh di daerah Sangguran dan saya menduga kuat kalau Mananjung itu adalah temuan candi di situs Pendem ini," pungkasnya. (eri)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

 

Editor : eri
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU