Awalnya Untuk Melindungi Diri, Pesilat SMKN 1 Batu ini Malah Berprestasi

  • 28-02-2020 / 22:31 WIB
  • Kategori:Batu
Awalnya Untuk Melindungi Diri, Pesilat SMKN 1 Batu ini Malah Berprestasi JUARA: Ananda Zahra Alfaradisah kini panen prestasi pada cabang olah raga pencak silat karena tekun berlatih.

Malangpostonline.com - ANANDA Zahra Alfaradisah  tak pernah menyangka mampu meraih prestasi cemerlang pada cabang olah raga pencak silat. Padahal awalnya ia berlatih silat hanya untuk melindungi diri dan adik-adiknya. 

"Dari kecil ibu menginginkan saya ikut bela diri. Karena saya anak pertama dari tiga bersaudara yang kebetulan cewek semua," jelas Ananda memulai ceritanya kepada Malang Post.

Ia mulai ikut pencak silat sejak masuk SMP. Awal ikut pencak silat, Ananda  tak memiliki keberanian. Karena baginya, olahraga tersebut ekstrem. Siswi SMKN 1 Kota Batu ini bahkan pernah beranggapan , pencak silat memang terbilang keras. Namun ketakutan tersebut bukan jadi halangan baginya. Mengingat ia harus menjaga adik-adiknya.

"Ya memang takut awalnya. Tapi karena punya tanggung jawab menjaga adik perempuan maka saya harus bisa melawan ketakutan itu," bebernya.

Dengan ketekunan berlatih sejak SMP hingga masuk SMK itulah akhirnya ia berkesempatan ikut dalam kejuaraan di tingkat kota. Semula dalam setiap pertandingan yang dikuti harus gigit jari. Di antaranya dari ikut di UMM dua tahun lalu hingga kejuaraan  Jawa Bali.

"Pertama ikut pertandinga saya ya takut-takut gitu. Lebih parahnya lagi tidak pernah menang. Tapi saya nggak pernah menyerah dan terus berusaha dengan ikut kejuaraan-kejuaraan lainnya," beber warga Jalan Hasanudin GG 2 Jeding, Kecamatan  Junrejo ini.

Pada akhirnya, gadis kelahiran Pasuruan, 03 Juni 2001 ini mampu meraih prestasi terbaiknya dalam Batu Nasional Championship (BNC) di Kota Batu awal tahun 2020. Dalam kejuaraan tingkat nasional yang diikuti 320 kontingen dengan 2.363 atlet itu,  ia mampu meraih juara I.

Apa yang Ananda raih tersebut berkat latihan dan sparing bersama IPSI Kota Batu. Setiap minggunya dia berlatih empat kali di Balai Kota Among Tani Batu.

Di balik itu semua, ia harus pintar membagi waktunya. Karena Ananda juga melatih pencak silat di salah satu panti asuhan yang berada di Kecamatan Junrejo setiap hari Minggu.

Selain itu  ia juga bekerja di salon selama lima hari dalam satu minggu. Mulai Senin - Jumat dari pagi sampai  sore di sekolah. Sehingga harus benar-benar bagi membagi waktunya.

"Dengan kesibukan yang padat aku harus bisa atur waktu. Sehingga dalam setiap kejuaraan  bisa tampil maksimal. Meski saya akui itu berat," beber peraih Juara 1 kelas A Dewasa Putri sekaligus pesilat terbaik putri pada BNC 2020.

Dengan prestasi yang diraihnya tersebut, Ananda berharap kedepannya mampu menembus Porprov 2022. Serta melanjutkan ke perguruan tinggi."Prestasi non akademik juga harus diimbangi dengan kemampuan akademik," pungkasnya. (eri/van)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : van
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU