Gunakan Drone, BPBD Petakan Kawasan Banjir

  • 28-08-2019 / 16:24 WIB
  • Kategori:Malang
Gunakan Drone, BPBD Petakan Kawasan Banjir LANGGANAN BANJIR: Daerah kawasan Sawojajar menjadi wilayah langganan banjir yang dipetakan BPBD Kota Malang.

MALANGPOSTONLINE.COM - Kota Malang tengah masuk puncak musim kemarau. Meski dalam musim ini jarang turun hujan namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mulai mengambil langkah preventif untuk menyambut tibanya musim hujan ini.

BPBD Kota Malang mulai memetakan kawasan rawan genangan air, salah satunya kawasan perumahan Sawojajar. Utamanya di kawasan seperti Jalan Danau Maninjau dan Danau Kerinci. Dua kawasan ini merupakan kawasan langganan genangan.

“Saat ini kami telah memetakan dengan foto udara,” ungkap Nur Azmi Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kota Malang.

Menurutnya, genangan air di kawasan ini selalu terjadi tiap tahun dan menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan. Tidak hanya pada pengguna jalan, juga berdampak pada keuntungan warga di bidang bisnis disana.

Penyebab sering terjadinya genangan ini yang coba dicari pihaknya. Karena bisa jadi tidak hanya alasan gorong-gorong tersumbat saja yang menjadi penyebabnya. Selain melakukan survei lapangan mengetahui adanya kendala fisik infratsruktur, juga dilakukan cara lain untuk dapat menhetahui jika ada penyebab lain.

“Kita juga bisa langsung melakukan foto udara menggunakan drone,” ujar ibu tiga putra ini.

Asmi menguraikan foto udara ini akan memberikan gambaran jelas akan topografi lahan yang hendak dipetakan. Darisitu bisa terlihat jelas karena dari peta gambar data dapat dikonversikan menjadi model tiga dimensi.

Dengan demikian akan kelihatan arah aliran air sebenarnya mengalir kemana sesuai hukum gravitasi. Paduan dengan pengamatan visual di lapangan akan memperjelas data. Pemetaan seperti ini telah dilakukan beberapa kali di beberapa kawasan rawan bencana utamanya banjir.

BPBD Kota Malang telah memetakan kawasan rawan bencana lainnya di antaranya Kawasan Klampok Asri, Kelurahan Bareng dan sulfat.

“Nanti setelah kawasan Sawojajar kami akan memetakan kawasan berpotensi rawan bencana seperti tanah longsor. Harapan kami seluruh wilayah kota Malang tercakup dalam foto udara,” tegas Nur.

Nantinya hasil foto udara ini bisa dimanfaatkan oleh OPD lain yang membutuhkan untuk mendukung sistem pendataan dan penyediaan data yang akurat terkait topografi Kota Malang. (ica/aim/Malangpostonline.com)

Editor : aim
Uploader : irawan
Penulis : ica
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU