Reka Lalin dan Zona Parkir Uklam-Uklam Heritage Kayutangan

  • 29-08-2019 / 17:45 WIB
  • Kategori:Malang
Reka Lalin dan Zona Parkir Uklam-Uklam Heritage Kayutangan

MALANGPOSTONLINE.COM - Bagi masyarakat yang akan datang ke acara Uklam-Uklam Heritage Kayutangan, hendaknya harus mengetahui mekanisme rekayasa lalu lintas dan tempat parkir yang akan disediakan oleh panitia.

Acara yang akan digelar dua hari mulai tanggal 30-31 Agustus itu, diprediksi akan dipadati oleh para pengunjung.

Gelaran Uklam-Uklam Heritage Kayutangan akan digelar dengan memakai sebagian jalur di Jalan Basuki Rahmat Kota Malang.

Jalur yang ditutup merupakan jalur sebelah kiri apabila kita berjalan dari arah Alun-Alun Kota Malang menuju ke persimpangan Raja Bali.

Sementara untuk lajur satunya tetap di buka untuk umum. Hanya saja, masyarakat dilarang untuk parkir disepanjang Jalan Basuki Rahmat.

"Kami telah menyediakan tempat parkir bagi para pengunjung. Yang nantinya tidak akan menggangu arus lalu lintas maupun perhelatan acara Uklam-Uklam Heritage Kayutangan," ucap Kabid Daltib dan Plt Kabid Parkir Dinas Perhubungan Kota Malang, Mustaqim Jaya

Tempat-tempat yang digunakan sebagai tempat parkir ialah di kawasan pertokoan Kayutangan dan di Taman Rekreasi Kota (Tarekot).

Sedangkan tempat parkir lainnya akan disediakan di parkiran Stadion Gajayana dan di Jalan Ade Irma Suryani. Untuk dua tempat ini pengunjung akan disiapkam angkot sendiri gratis untuk dapat menuju ke Kayutangan.

"Sementara di area itu saja yang bisa digunakan sebagai tempat parkir. Sisanya akan kami tempatkan di Jalan Bromo dan di Jalan Arjuno," terangnya.

Agar tidak ada penumpukan kendaraan di daerah Kayutangan, Dishub Kota Malang akan mengerahkan 50 personel yang akan dibantu juga oleh petugas Kepolisian.

Para petugas akan disebarkan disejumlah titik yang rawan akan adanya penumpukan kendaraan.

Mustaqim mengatakan, pihaknya telah mengimbau masyarakat agar tidak parkir ditempat yang telah ditentukan oleh panitia.

Sejumlah tempat yang tidak boleh digunakan untuk tempat parkir tersebut di antaranya ialah di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Kahuripan, Jalan Semeru dan di sekitaran Alun-alun Kota Malang.

"Sementara kami imbau larangan parkir untuk dua hari ke depan. Tapi khusus di depan Masjid Jami masih kami perbolehkan parkir, hanya pada saat Salat Jumat saja," ujarnya.

Apabila ada warga yang nekat parkir di tempat yang telah dilarang, Dishub tidak segan-segan untuk menghalau mereka.

Dishub juga akan mengerahkan satu mobil yang tugasnya ialah mengecek kondisi lalu lintas di sekitara Uklam-Uklam Heritage Kayutangan.

"Masyarakat sudah kami imbau, melalui poster, pemberitaan di radio dan lain sebagaianya. Kami juga mohon kerjasama kepada mereka. Agar arus lalu lintas di sini lancar dan acaranya juga berlangsung dengan aman dan lancar juga," tandasnya.(ica/Malangpostonline.com)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU