Kecemplung di Musik

Smart Beauty
  • 29-08-2019 / 23:36 WIB
  • Kategori:Malang
Kecemplung di Musik Gracella Melody Viola

KENAL musik karena diceburkan orang tua sejak masa anak-anak, kini Gracella Melody Viola Latief tak bisa lepas dari dunia tersebut. Kini dia aktif dengan alat musik dan dunia tarik suara. Bahkan, bersama Band Marigold, telah meluncurkan beberapa single sekaligus dengan video official untuk lagu-lagu karyanya.

Melody merupakan vokalis sekaligus keyboardist di Marigold. Bersama bandnya, beberapa karya telah dihasilkan. Misalnya Addicted dan Tension, yang sudah diunggah di platform YouTube. Lalu ada tiga single dengan suara merdunya yang rilis di platform digital streaming seperti Joox hingga Spotify.

“September nanti kami rilis single terbaru dengan lagu Bahasa Indonesia. Sebelumnya juga ada Dilema lalu ada Cerita & Arti. Sekarang project yang kami kejar adalah mini album, yang berisi 4-6 lagu,” paparnya kepada Malang Post.

Perempuan berusia 21 tahun itu mengakui, menikmati kesibukannya di dunia musik, sembari menyelesaikan tugasnya sebagai mahasiswa. Kini, dia masih berstatus mahasiswa di Universitas Brawijaya (UB).

 “Walaupun bukan kesibukan utama, musik itu menghasilkan. Termasuk menghasilkan karya,” bebernya.

Melody aktif di Marigold ketika baru kali pertama masuk Malang, dengan status mahasiswa baru. Kala itu dia diajak gitaris Marigold saat ini, untuk mengisi acara pentas seni di kampusnya. Awalnya keyboardist, karena waktu itu masih ada vokalis utama.

“Saya dulu berpikirnya menerima tawaran Marigold, supaya apa yang saya pelajari sejak kecil tidak sia-sia. Jadi, saya sebenarnya gabung ke band yang sudah terbentuk,” terangnya.

Sejak masa TK memang dirinya sudah menjalani les musik. Orang tuanya ikutkan Melody les keyboard. Kebetulan kedua orang tuanya juga suka musik.

“Saya akhirnya suka nyanyi juga. Mungkin karena ada darah musik dari orang tua. Lalu mulai deh ikut lomba-lomba vokal di sekolah, di gereja. Ada beberapa juara, ya walaupun skalanya gak besar banget,” ungkapnya.

Lantas, ketika SMA mulai terjun dalam band. Berawal dengan keikutsertaannya bersama teman sekolah untuk festival band SMA, dia pun keterusan sampai saat ini. “Saat kuliah, ya itu tadi, nggak mau apa yang sudah dipelajari sia-sia dan nggak berhenti begitu saja. Ya sekalian nyemplung bermusik. Awalnya minder, takut malu pasti ada,” katanya. “Apalagi saya gabung dengan band yang sudah terbentuk. Tetapi seiring berjalannya waktu, sangat nyaman bareng Marigold,” tambah perempuan yang tinggal di kawasan Soekarno Hatta Kota Malang ini. (ley/van)

Editor : van
Uploader : abdi
Penulis : ley
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU