Ajak Calon Pemandu Wisata Asal Papua Belajar Heritage

  • 02-09-2019 / 16:28 WIB
  • Kategori:Malang
Ajak Calon Pemandu Wisata Asal Papua Belajar Heritage

MALANG - Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Kota Malang mengajak sepuluh calon pemandu wisata asal Papua berkeliling Kota Malang, Senin (2/9), kemarin. Dalam kunjungan tersebut, warga Asal Bumi Cendrawasih itu diajak  belajar menjadi guide di beberapa titik destinasi wisata. Diantaranya, Kampoeng Heritage Kayutangan, Kampung Warna-Warni.

Ketua HPI BPC Kota Malang, Muhammad Ansori mengungkapkan, selama tiga hari, pihaknya melakukan pendampingan sekaligus memberikan short course kepada calon pemandu wisata asal Papua. Sebelumnya, calon guide tersebut diberi pelatihan kilat berbahasa Inggris. Sekaligus, diberi sosialisasi terkait penjemputan tamu ketika datang hingga mengantarnya pulang. "Kemudian, hari ini, kami mengajarkan mereka bagaimana caranya membimbing tamu ketika ke tempat wisata. Setelah itu, kami lanjutkan kegiatan dengan pertandingan futsal serta membeli oleh-oleh," kata dia.

Pria yang akrab disapa Ansori itu menyebut, ia juga ingin menunjukkan bahwa warga Malang sangat ramah. Sesuai tagline yang pernah digaungkan, yakni Malang Welcoming People. 

"Kami ingin membuktikan kepada mereka, kalau warga asli Malang memang ramah-ramah. Selalu welcome dengan semua orang. Teman-teman dari Papua semua senang dan merasa terharu," kata dia.

Menurutnya, melalui kursus singkat tersebut, bisa menmperkenalkan potensi wisata yang ada di Kota Malang. Apalagi, hal tersebut diberikan secara gratis. 

"Ini salah satu wujud konkrit yang kami lakukan. Apalagi, HPI Malang juga jadi percontohan nasional, memberikan treatment khusus pada calon guide dari seluruh penjuru Indonesia," kata dia.

Ia berharap, adanya peningkatan SDM pariwisata dan bisa sharing knowledge, khususnya di bidang pemandu wisata dan pariwisata nasional. "Karena, tumbuh kembang pariwisata semakin lama semakin menarik. Sehingga, bisa menarik perhatian dunia. Serta, menyuarakan pesan damai untuk seluruh masyarakat," tandas dia. (tea/jon)

Editor : jon
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU