Identifikasi Bangunan Cagar Budaya Baru Capai 38 Persen

  • 02-09-2019 / 16:33 WIB
  • Kategori:Malang
Identifikasi Bangunan Cagar Budaya Baru Capai 38 Persen

MALANG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang tahun ini akan menambah bangunan cagar budaya baru. Rencananya, sekitar 45 bangunan cagar budaya baru akan disiapkan. Ditargetkan, bulan November nanti, survey sudah harus selesai. Kemudian, langsung diserahkan kepada Wali Kota Malang Sutiaji untuk mendapat Surat Keputusan (SK) Cagar Budaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

Saat ini, Disbudpar bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan beberapa volunteer dari masyarakat masih melakukan survey dan identifikasi terhadap beberapa bangunan itu. Tahun ini, jumlah bangunan cagar budaya memang mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. 

"Tahun ini kami targetkan lebih banyak lagi, sekitar 30 sampai 40 bangunan dan benda yang ditetapkan sebagai cagar budaya," terang Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, Senin (2/9).

Setelah proses identifikasi tersebut dinyatakan selesai, hasilnya akan langsung diserahkan kepada Wali Kota Malang, Sutiaji. Sehingga, bangunan cagar budaya baru bisa segera diumumkan terkait bangunan cagar budaya baru. "Setelah itu, kami langsung serahkan ke Pak Wali untuk dapat SK. Kami harus siapkan narasinya juga. Targetnya, bulan November 2019 nanti selesai semua," kata perempuan yang akrab disapa Dayu ini.

Terpisah, Kasi Promosi Wisata Disbudpar Kota Malang, Agung H. Buana menambahkan, saat ini sudah ada belasan bangunan dan benda yang sudah disurvey. Proses penyusunan narasi dan kajian terhadap masing-masing objek terus dilakukan. Bahkan, hasil survey menunjukkan progress yang signifikan. "Kami maraton untuk segera menyelesaikan survey Saat ini sudah 38 persen objek yang sudah disurvei dari total target yang akan ditetapkan," terang dia.

Agung mencontohkan, saat ini, bangunan Hotel Shalimar sudah selesai disurvey. Sementara, TPU Sukun sampai saat ini masih dalam tahap survey dan terus dikaji oleh tim yang sudah terbentuk. "Untuk TPU Sukun, sudah tinggal sedikit lagi surveynya selesai. Bangunan-bangunan lain akan menyusul," jelas dia. 

Untuk diketahui, beberapa bangunan yang akan disurvei diantaranya adalah Hotel Shalimar, rumah dinas bupati Malang, guest house Fendis, Gereja GKI Bromo, bangunan Kayutangan, gedung eks TGP SMK Cendika, dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sukun dan masih banyak lagi. (tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU