Progress Pembangunan Jembatan Janti Capai 20 Persen

  • 02-09-2019 / 17:40 WIB
  • Kategori:Malang
Progress Pembangunan Jembatan Janti Capai 20 Persen Ilustrasi pembangunan Jembatan Janti

MALANGPOSTONLINE.COM - Sejak bulan Agustus lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang melakukan perbaikan jembatan yang terletak di Jalan Raya Janti, Kelurahan Bandungrejosari, Kota Malang. Sampai saat ini, proses pengerjaan terus dikebut. Ditargetkan, proyek tersebut akan selesai hingga bulan Desember 2019.

“Sampai saat ini, progress pengerjaan Jembatan Janti sekitar 15 hingga 20 persen,” terang

Kepala DPUPR Kota Malang, Hadi Santoso ketika ditemui Malangpostonline.com, Senin (2/9).

Pria yang akrab disapa Soni tersebut menguraikan, pembangunan tersebut dilakukan atas permintaan dari masyarakat. Mereka menilai, kondisi jembatan tersebut masih terlalu pendek. “Untuk itu, kami lakukan perbaikan. Tinggi jembatan akan kami naikkan sekitar satu hingga satu setengah meter,” jelas dia.

Pembangunan tersebut menggunakan material berupa beton khusus yang tidak memberatkan konstruksi bangunan jembatan. Sehingga, kondisi jembatan akan jauh lebih kuat. “Konstruksi bangunannya bisa kuat hingga kurang lebih 50 tahun,” kata dia.

Lebih lanjut, Soni mengungkapkan, berdasarkan permintaan masyarakat yang sudah dimusyawarahkan, proyek tersebut akhirnya menjadi prioritas. Sehingga, pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran khusus tahun ini. “Berdasarkan kegiatan Musrenbang Kelurahan Kota Malang, ini menjadi salah satu prioritas. Untuk itu, kami sudah menyiapkan anggaran khusus dan harus selesai tahun ini,” jelas dia.

Menurut data LPSE Kota Malang, proyek ini dikerjakan dengan nama tender Belanja Jasa Konstruksi Rehabilitasi/Pengembangan Jembatan Jalan Raya Janti Kelurahan Bandungrejosari. Proyek tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Malang Tahun 2019 ini memiliki nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 1,95 miliar. Pekerja proyek atau pemenang tender jasa konstruksinya adalah CV Sidodadi Makmur.

Selain Jembatan Janti, DPUPR juga akan melakukan rehabilitasi kerusakan atau dilakukan perawatan rutin. Diantaranya, di Kawasan Jalan Sawojajar I dan Jalan Sawojajar II. Kedua kegiatan rehabilitasi jembatan ini dianggarkan sebesar Rp 235 Juta. Masing-masing Rp 116 Juta dan Rp 119 juta. Serta jembatan yang berada di Jalan KH Malik Dalam RT 2 RW 2 Kelurahan Buring. Dianggarkan sebesar Rp 1,42 miliar.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU