Disperkim Tertibkan Pengembang Perumahan

  • 04-09-2019 / 16:58 WIB
  • Kategori:Malang, properti
Disperkim Tertibkan Pengembang Perumahan ASET: Penyerahan fasilitas umum dan sosial harus segera dilakukan pengembang perumahan kepada Pemkot Malang, agar tidak menimbulkan permasalahan.

MALANG - Permasalahan fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) kawasan perumahan masih sering terjadi, mulai dari kondisi jalan rusak, penerangan jalan dan lain sebagainya. Di beberapa kawasan, segala fasilitas tersebut masih belum bisa terpenuhi karena pengembang atau developer belum menyerahkan fasum dan fasos kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

Bahkan, ada beberapa developer yang mendadak 'menghilang' sebelum penyerhan Fasum dan Fasos. Padahal, penyerahan Fasum dan Fasos merupakan aturan yang harus dipenuhi. 

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang, Hadi Santoso mengungkapkan, sampai saat ini masih banyak pengembang perumahan yang belum menyerahkan fasum dan fasos kepada pemerintah. Utamanya, beberapa perumahan kecil yang memang sudah menjamur di berbagai titik kota. "Ketika bermasalah, ada jalan atau fasilitas lain yang rusak Disperkim tidak bisa membenahi sebelum ada penyerahan Fasum dan Fasos," terang dia.

Pria yang akrab disapa Soni itu menjelaskan, untuk perbaikan jalan harus dilengkapi dengan sertifikat. Ketika sertifikat jalan masih menjadi satu dengan kepemilikan developer atau pengembang, maka Disperkim harus mengurusnya terlebih dulu ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang memiliki kewenangan memecah sertifikat. "Dan prosesnya yang lama itu biasanya di situ, saat sertifikasi," jelas dia.

Jika memang masih merasa kesulitan, lanjut Soni, pihaknya menyarankan tokoh masyarakat untuk mendatangi kantor Disperkim. Setelah itu, akan dilakukan pendataan dan pengisian form khusus untuk ditindaklanjuti oleh Real Estate Indonesia (REI). "Muara para pengembang itu di REI. Nanti kami bisa mencari data disana," jelas Soni.

Untuk itu, sampai saat ini, pihaknya masih terus melakukan upaya sosialisasi kepada para developer. Mereka terus meminta developer untuk pro aktif dan tertib menyerahkan fasum dan fasos kepada Pemkot Malang terlebih dahulu, sebelum melanjutkan proses pembangunan di tempat lain. "Kami masih terus lakukan sosialisasi, agar para pengembang tertib," tandas dia.(tea/aim/Malangpostonline.com)

Editor : aim
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU